Teras News — Balas dendam. Itulah motif yang terungkap di balik penusukan terhadap Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara. Pelaku disebut menyimpan dendam sebelum akhirnya menyerang tokoh yang dikenal luas di lingkaran politik Maluku itu.
Pelaku Disebut Simpan Dendam kepada Nus Kei
Penyidik mengungkap bahwa penusukan ini bukan tindakan spontan. Pelaku diduga sudah memendam niat balas dendam terhadap Nus Kei sebelum aksi kekerasan itu dilancarkan. Motif tersebut kini menjadi fokus penyelidikan lebih dalam oleh aparat kepolisian.
Nus Kei adalah figur yang dikenal tak hanya di ranah partai, tetapi juga di dunia preman dan keamanan kawasan timur Indonesia. Namanya kerap muncul dalam berbagai konflik dan peristiwa keamanan di Jakarta maupun Maluku.
Baca Juga:
Nus Kei, Nama Besar di Antara Dua Dunia
Agrapinus Rumatora bukan sembarang nama. Ia dikenal luas sebagai tokoh asal Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, yang punya pengaruh kuat di komunitas perantau Maluku di Jakarta. Posisinya sebagai Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara menempatkannya di persimpangan antara politik dan dunia keamanan informal yang selama ini melekat pada namanya.
Penusukan terhadap dirinya dengan sendirinya menarik perhatian luas — bukan semata karena jabatan politiknya, melainkan karena rekam jejaknya yang panjang dan kompleks.
Dilansir dari laporan Sindonews.
Berita Terkait
Editor: Ratna Dewi

