Teras News — Jerman memecahkan rekor suhu nasionalnya dua kali dalam dua hari berturut-turut. Pada 27 Juni 2026, termometer di komunitas Moeckern-Drewitz, wilayah timur Jerman, menyentuh 41,5 derajat Celsius, melampaui angka 41,3 derajat Celsius yang baru saja tercatat sehari sebelumnya di Kota Saarbruecken, Jerman barat. Badan Meteorologi Nasional Jerman, Deutscher Wetterdienst (DWD), mengonfirmasi keduanya sebagai rekor baru dalam sejarah pencatatan negara itu.
Gelombang panas ini tidak sekadar angka di layar meteorologi. Unit gawat darurat di berbagai rumah sakit kebanjiran pasien, sebagian besar warga lanjut usia yang mengalami serangan panas atau heat stroke. Di jalan tol A2, ruas-ruas beton yang sudah tua tak tahan menanggung suhu ekstrem — beton memuai, melengkung, lalu pecah. Dua ruas jalan terpaksa ditutup total sejak 25 Juni, dan operator jalan tol memperkirakan penutupan berlanjut hingga 28 Juni sore waktu setempat. Pelat beton yang rusak akan diganti dengan aspal sebagai solusi sementara.
Negara tetangga Jerman, Republik Ceko, mengalami nasib serupa pada hari yang sama. Institut Hidrometeorologi Ceko (Czech Hydrometeorological Institute/CHMI) mencatat suhu 40,6 derajat Celsius di stasiun cuaca Doksany, sebelah utara Praha, meruntuhkan rekor sebelumnya sebesar 40,4 derajat Celsius yang bertahan sejak 2012.
Baca Juga:
CHMI bahkan menyebut angka itu kemungkinan belum final. “Suhu masih sedikit meningkat, yang berarti angka tersebut kemungkinan belum menjadi rekor akhir,” tulis lembaga itu melalui platform media sosial X.
Eropa tengah memang kerap menjadi titik panas saat gelombang panas musim panas melanda benua itu, namun capaian suhu melampaui 40 derajat Celsius di negara-negara beriklim sedang seperti Jerman dan Ceko tergolong kejadian ekstrem yang jarang terjadi dalam catatan sejarah iklim kawasan tersebut.
Berita Terkait
Editor: Arif Budiman