Teras News — Dua pertiga dari total jemaah haji dan petugas Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Kementerian Agama mencatat angka 135.872 orang sudah tiba di Indonesia hingga Minggu (21/6/2026), sementara sisanya masih menunggu jadwal pemulangan dari Arab Saudi.
Proses kepulangan jemaah haji Indonesia berlangsung secara bertahap sejak puncak ibadah haji usai. Setiap tahun, pemerintah membagi gelombang kepulangan ke dalam beberapa fase untuk mengatur arus penumpang di bandara embarkasi, mengingat total jemaah Indonesia selalu menjadi salah satu yang terbesar di dunia.
Sepertiga Jemaah Masih Menunggu Kepulangan
Jika 135.872 orang sudah berada di Tanah Air, maka sekitar sepertiga dari keseluruhan jemaah dan petugas belum kembali. Mereka masih berada di Arab Saudi dan dijadwalkan pulang dalam beberapa hari ke depan sesuai kloter masing-masing.
Baca Juga:
Jadwal kepulangan kloter terakhir biasanya ditentukan berdasarkan wilayah embarkasi. Jemaah dari berbagai daerah di Indonesia diberangkatkan dan dipulangkan melalui sejumlah bandara embarkasi yang tersebar di beberapa kota besar, sehingga proses ini membutuhkan koordinasi logistik yang besar antara Kementerian Agama, maskapai penerbangan, dan otoritas bandara.
Pemulangan Jemaah Dilakukan Secara Bertahap
Skema kepulangan bertahap seperti ini lazim diterapkan setiap musim haji. Indonesia secara rutin mengirimkan ratusan ribu jemaah setiap tahun, dan kapasitas penerbangan tidak memungkinkan seluruh rombongan pulang dalam waktu bersamaan.
Kondisi kesehatan jemaah selama perjalanan pulang juga menjadi perhatian petugas. Sebagian jemaah, terutama yang lanjut usia, memerlukan pendampingan medis selama proses pemulangan berlangsung.
Proses kepulangan dijadwalkan tuntas dalam waktu dekat, seiring kloter-kloter terakhir yang masih menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci sebelum bertolak ke Indonesia.
Editor: Ratna Dewi