Teras News — Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta berencana turun ke jalan pada Senin (22/6), menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Aksi ini dipusatkan sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus desakan agar pemerintah menindak tegas para koruptor yang merampok dana program tersebut.
Massa akan memulai pergerakan dengan long march dari depan Kedutaan Besar Amerika Serikat menuju Lapangan Silang Monas, sebagaimana dilaporkan Antara menjelang pelaksanaan aksi.
Dua Tuntutan Utama: Dukung MBG, Tindak Koruptornya
Ada dua tuntutan pokok yang akan dibawa massa ke hadapan publik. Pertama, dukungan penuh terhadap keberlangsungan program MBG. Kedua, tekanan kepada pemerintah agar memberikan hukuman maksimal kepada siapa pun yang terbukti menilap dana MBG.
Baca Juga:
Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menyasar pelajar dan kelompok rentan dengan menyediakan makanan bergizi secara gratis. Program ini telah bergulir sejak awal 2025 dan mencakup jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Namun dalam perjalanannya, sejumlah kasus dugaan penyelewengan dana MBG mencuat dan menarik perhatian aparat penegak hukum.
Monas, Titik Kumpul Aksi-Aksi Besar Jakarta
Kawasan Monas bukan kali pertama dipilih sebagai panggung aspirasi warga. Lapangan Silang Monas secara historis kerap menjadi lokasi konsolidasi massa dari berbagai elemen masyarakat sipil, mulai dari aksi buruh, demonstrasi mahasiswa, hingga unjuk rasa isu sosial-politik lainnya.
Rute long march dari depan Kedutaan Besar Amerika Serikat menuju Monas melewati kawasan Jalan Thamrin, salah satu koridor utama ibu kota. Aksi semacam ini biasanya mengharuskan aparat kepolisian mengatur rekayasa lalu lintas di sepanjang rute untuk meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian terkait kesiapan pengamanan aksi tersebut.
Editor: Surya Dharma