Berita

Dua Insiden Pawai Obor di Jabar: Peserta Terbakar di Purwakarta, Bocah 8 Tahun Tercebur Gorong-gorong di Bogor

42
×

Dua Insiden Pawai Obor di Jabar: Peserta Terbakar di Purwakarta, Bocah 8 Tahun Tercebur Gorong-gorong di Bogor

Sebarkan artikel ini

Teras News — Dua insiden berdarah mewarnai pawai obor di Jawa Barat pada Senin (15/6/2026) malam. Di Purwakarta, seorang peserta terbakar saat beratraksi sembur api; di Bogor, seorang bocah 8 tahun terperosok ke dalam gorong-gorong sedalam lima meter.

Wawan Terbakar saat Atraksi Sembur Api di Purwakarta

Insiden pertama terjadi di tengah arak-arakan ratusan peserta Pawai Obor Hari Jadi Purwakarta 2026. Korban bernama Wawan tengah beratraksi menyemburkan api dari cairan di mulutnya, ketika tiba-tiba api berbalik arah dan membakar wajahnya. Api bahkan sempat menjalar ke bagian kepala, memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Wawan merupakan ketua RT 40 RW 07, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta. Warga yang menyaksikan langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Video kejadian ini beredar di media sosial.

Lurah Nagri Tengah, Engkun Kuntadi, membenarkan insiden tersebut. Wawan segera dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta. “Alhamdulillah semalam juga sudah ditangani di RSUD Bayu Asih,” kata Engkun kepada TribunJabar.id. Pihak panitia maupun kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.

Bocah 8 Tahun Terjebak di Gorong-gorong Sedalam 5 Meter di Bogor

Pada malam yang sama, seorang anak laki-laki berusia 8 tahun terperosok ke dalam gorong-gorong saat mengikuti pawai obor bersama orang tuanya di Cibinong, Bogor. Gorong-gorong itu memiliki kedalaman lima meter dengan panjang sekitar 15 meter.

Evakuasi sempat terkendala karena tidak ada tali di sekitar lokasi. Ujang Baehaqi, seorang pria yang berada di lokasi, memilih masuk ke dalam gorong-gorong melalui jalur keluar di sekitar Setu Kebantenan untuk menjangkau korban.

“Saya cari lubang keluar dari setu, nah, di situ saya lihat ada lubang, saya masuk ke gorong-gorong itu,” ujar Ujang, seperti dilaporkan TribunnewsBogor.com.

Bocah itu berhasil diselamatkan karena bisa berenang, meski sempat kebingungan mencari jalan keluar. “Alhamdulillah gak tenggelam, dia bisa berenang cuman dia bingung, dia bingung ke mana dia harus keluar,” kata Ujang.

Kedua kejadian ini terjadi di tengah rangkaian perayaan pawai malam yang diikuti warga dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Kondisi korban bocah di Bogor dilaporkan selamat setelah berhasil dievakuasi, sementara kondisi terkini Wawan pasca perawatan di RSUD Bayu Asih belum diinformasikan lebih lanjut oleh pihak rumah sakit maupun kepolisian.

Penulis: Rizky Pratama
Editor: Ratna Dewi