Berita

MUI: Kenaikan Harga Pertamax Tidak Bebani Rakyat Kecil, Asal BBM Subsidi Tetap Aman

50
×

MUI: Kenaikan Harga Pertamax Tidak Bebani Rakyat Kecil, Asal BBM Subsidi Tetap Aman

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jutaan pengguna kendaraan bermotor yang selama ini bergantung pada BBM subsidi bisa sedikit bernapas lega. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, menyatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax tidak akan memberatkan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, asalkan pemerintah tidak ikut menaikkan harga BBM bersubsidi.

Pernyataan itu disampaikan Anwar dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Senin (15/06/2026). Menurutnya, pemerintah sudah membedakan antara BBM subsidi dan nonsubsidi, sehingga kebijakan kenaikan harga di segmen nonsubsidi seharusnya tidak menyentuh daya beli warga yang masuk kategori ekonomi lemah.

BBM Subsidi Jadi Penentu: Rakyat Kecil Tidak Terdampak

Anwar menegaskan bahwa kunci dari persoalan ini ada pada konsistensi pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi. “Kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak menjadi persoalan selama pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi yang digunakan masyarakat kecil,” ujarnya.

Perbedaan antara BBM subsidi dan nonsubsidi memang menjadi dasar argumen MUI. BBM subsidi seperti Pertalite ditujukan bagi konsumen dengan kemampuan ekonomi terbatas, sedangkan Pertamax dan varian nonsubsidi lainnya diperuntukkan bagi konsumen yang dinilai mampu menanggung harga pasar. Logika inilah yang menjadi landasan pernyataan Anwar.

Sinyal Dukungan dari Tokoh Agama

Sikap MUI ini memberi gambaran bahwa kalangan tokoh agama tidak serta-merta menolak penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Dukungan bersyarat seperti ini relevan di tengah tekanan publik yang kerap muncul setiap kali ada wacana kenaikan harga energi.

Bagi pengguna Pertamax di kalangan menengah, kenaikan harga memang terasa langsung di kantong. Namun bagi kelompok yang selama ini mengisi kendaraan dengan BBM subsidi, pernyataan Anwar setidaknya memberikan kepastian bahwa ruang kebijakan untuk mereka masih dijaga.

Pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi lebih lanjut terkait rencana dan besaran kenaikan harga Pertamax pasca pernyataan MUI ini beredar.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Surya Dharma