Berita

Dua Tol Baru Mengapit Yogyakarta: Jogja-Solo Hampir Rampung, Jogja-Bawen Baru 72,66%

17
×

Dua Tol Baru Mengapit Yogyakarta: Jogja-Solo Hampir Rampung, Jogja-Bawen Baru 72,66%

Sebarkan artikel ini

Teras News — 75,12 kilometer — itulah panjang total Tol Jogja-Bawen yang kini masih berpacu dengan waktu, dengan progres pengadaan tanah baru mencapai 72,66% per data terbaru. Bersamaan dengan itu, Tol Jogja-Solo juga terus dikebut, dengan dua paket pekerjaan utama di ruas Kartasura-Klaten dan Klaten-Prambanan sudah resmi beroperasi. Dua proyek tol baru ini akan mengapit Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dari dua sisi berbeda.

Tol Jogja-Solo: Dua Ruas Sudah Bisa Dilalui, Sisanya Dipacu

PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola Tol Jogja-Solo mencatat kemajuan berbeda-beda di tiap paket pekerjaan. Data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU per 22 Mei 2026 menunjukkan dua ruas paling barat, yakni Kartasura-Klaten (Paket 1.1) dan Klaten-Prambanan (Paket 1.2A), sudah masuk status operasi.

Ruas Prambanan-Purwomartani (Paket 1.2B) menyusul dengan progres 95,28%, tinggal selangkah lagi. Yang paling tertinggal adalah ruas Purwomartani-Maguwo (Paket 2.1A) dengan capaian 39,52%, sementara JC Sleman-Trihanggo (Paket 2.1B) sudah di angka 80,74%.

Tol ini dirancang membentang dari Solo hingga Kulon Progo, sekaligus menghubungkan pengguna jalan langsung ke Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA). Artinya, warga Solo atau wisatawan yang hendak terbang dari NYIA tidak perlu lagi melewati jalan nasional yang kerap macet parah di akhir pekan.

Tol Jogja-Bawen: Seksi Ambarawa-Bawen Ditarget November 2026

Kondisi Tol Jogja-Bawen lebih beragam. PT Jasamarga Jogja Bawen mencatat pengadaan tanah sepanjang 75,12 km itu baru tembus 72,66% secara keseluruhan, dengan angka per seksi yang sangat bervariasi.

Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo (8,80 km) memimpin dengan 98,93%, diikuti Seksi 6 Ambarawa-Bawen (5,21 km) di posisi 97,93%. Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,20 km) berada di 93,6%, sedangkan Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,10 km) mencapai 83,02%. Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,65 km) ada di 70,30%. Yang paling jauh dari selesai adalah Seksi 5 Temanggung-Ambarawa sepanjang 22,56 km, baru 31,15%.

Seksi 6 Ambarawa-Bawen dijadwalkan beroperasi paling cepat, yakni November 2026 atau akhir tahun ini. Ruas ini menjadi yang pertama bisa dinikmati warga dari keseluruhan koridor Jogja-Bawen.

Apa Artinya bagi Warga dan Wisatawan?

Bila kedua tol ini tuntas, perjalanan dari Solo menuju pusat Kota Yogyakarta yang selama ini bisa memakan waktu lebih dari satu jam di jam sibuk diharapkan jauh lebih singkat. Koridor Jogja-Bawen juga membuka jalur cepat menuju kawasan wisata Borobudur di Magelang, yang selama ini hanya bisa dicapai lewat jalan dua lajur yang padat kendaraan wisata, terutama di musim libur panjang.

Distribusi barang dari dan menuju Yogyakarta pun berpotensi lebih efisien. Pelaku usaha di sepanjang koridor Solo-Yogyakarta-Kulon Progo dan Yogyakarta-Bawen menantikan dampak langsung berupa penurunan biaya logistik begitu kedua ruas ini beroperasi penuh.

Untuk saat ini, warga bisa memanfaatkan ruas Kartasura-Klaten dan Klaten-Prambanan yang sudah beroperasi. Sisa ruas, termasuk Seksi 6 Ambarawa-Bawen, masih dalam proses penyelesaian dengan target akhir tahun 2026.

Penulis: Dian Permata
Editor: Arif Budiman