Berita

Dua Pelaku Teridentifikasi, Kakek 70 Tahun Hampir Diculik Pakai Fortuner di PIK saat Olahraga Pagi

9
×

Dua Pelaku Teridentifikasi, Kakek 70 Tahun Hampir Diculik Pakai Fortuner di PIK saat Olahraga Pagi

Sebarkan artikel ini

Teras News — Dua orang telah teridentifikasi sebagai terduga pelaku percobaan penculikan terhadap seorang pria berusia 70 tahun di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Pria berinisial GH itu nyaris dipaksa masuk ke mobil Toyota Fortuner putih saat sedang joging pagi, 16 April 2026, sekitar pukul 06.55 WIB.

Rekaman CCTV kejadian menyebar luas di media sosial dan langsung memicu keresahan warga. Dalam video itu tampak GH yang sedang berlari tiba-tiba dipepet mobil. Seorang pria berjaket hitam dan celana jeans turun, lalu mencoba menarik paksa korban ke dalam kendaraan.

Pelaku Kabur Setelah Korban Berteriak dan Warga Berdatangan

GH tidak menyerah begitu saja. Kakek yang berprofesi sebagai pekerja swasta itu melawan secara fisik dan berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung berdatangan. Pelaku panik dan segera kabur menggunakan Fortuner tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, membenarkan adanya upaya pemaksaan dalam kejadian itu. “Korban seorang laki-laki atau bapak-bapak yang kita lihat ada rekaman CCTV-nya, bahwa ada satu unit mobil mengikuti korban lalu turun satu orang pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil,” ujar Sampson kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

GH mengaku tidak mengenal satu pun dari para pelaku. Ia juga menyatakan tidak merasa punya musuh atau konflik dengan siapa pun. Korban diserang saat berlari di dekat rumahnya sendiri.

Polisi Duga Jumlah Pelaku Lebih dari Dua Orang

Penyelidikan masih terus berjalan. Tim penyidik menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik strategis, termasuk pintu masuk kawasan perumahan, untuk melacak jejak para pelaku.

AKP Sampson menyebut jumlah pelaku kemungkinan lebih dari dua orang. “Sudah teridentifikasi dua terduga pelaku,” katanya saat dihubungi, Minggu (14/6/2026), sembari mengisyaratkan masih ada pihak lain yang terlibat dalam rangkaian aksi tersebut.

“Korban tidak mengenal pelaku saat itu ia sedang lari di dekat rumahnya, kami sudah melakukan penyelidikan, semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku ini,” tegas AKP Sampson.

Polisi memastikan kasus ini akan diungkap tuntas. Motif di balik percobaan penculikan terhadap GH masih menjadi fokus pendalaman penyidik, dan publik menunggu siapa sebenarnya dua terduga pelaku yang kini sudah ada dalam radar kepolisian itu.

Penulis: Dian Permata
Editor: Surya Dharma