Berita

13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp239 Triliun Ditarget Rampung Kajian Juli 2025

11
×

13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp239 Triliun Ditarget Rampung Kajian Juli 2025

Sebarkan artikel ini

Teras News — Nilai 13 proyek hilirisasi yang kini tengah dikaji pemerintah ditaksir mencapai Rp239 triliun. Seluruh proyek tersebut saat ini masuk dalam tahap pra studi kelayakan (pra FS) dan ditargetkan rampung pada Juli mendatang.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ahmad Erani Yustika, mengungkapkan bahwa ke-13 proyek hilirisasi itu sedang dalam proses penilaian awal sebelum masuk ke tahap investasi penuh. Pra FS sendiri merupakan kajian pendahuluan untuk menilai kelayakan teknis dan ekonomi suatu proyek sebelum keputusan investasi final diambil.

13 Proyek Masuk Pra Studi Kelayakan, Juli Jadi Batas Waktu

Ahmad Erani tidak merinci satu per satu proyek yang masuk dalam daftar tersebut. Namun, angka Rp239 triliun yang muncul dari keseluruhan 13 proyek menggambarkan skala besar agenda hilirisasi yang tengah dikejar pemerintah di sektor ESDM.

Hilirisasi di sektor energi dan sumber daya mineral mencakup proses pengolahan bahan mentah di dalam negeri sebelum diekspor, sehingga nilai tambah tetap tertinggal di Indonesia. Kebijakan ini menjadi prioritas pemerintah dalam beberapa tahun terakhir, khususnya untuk komoditas seperti nikel, bauksit, dan tembaga.

Dengan target kajian rampung Juli, pemerintah tampaknya ingin segera mendorong proyek-proyek ini ke tahap berikutnya. Publik menunggu pengumuman resmi hasil pra FS beserta daftar lengkap proyek yang akan dilanjutkan ke investasi nyata.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Arif Budiman