Teras News — Dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, Kabupaten Kendal keluar sebagai yang terbaik dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. Predikat pertama itu kini membuka jalan bagi Kendal untuk bersaing di level nasional yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kendal, Izzuddin Latif, mengonfirmasi pencapaian ini saat ditemui Selasa (9/6/2026). Penghargaan tersebut resmi tercatat dalam Surat Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Nomor 000.7.3/156/2026 tertanggal 4 Juni 2026.
“Alhamdulillah, tahun ini Pemerintah Kabupaten Kendal meraih predikat satu PPD Tingkat Provinsi Jawa Tengah, sehingga bisa mengikuti PPD tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas 2026,” kata Izzuddin.
Baca Juga:
Tiga Komponen Penilaian yang Dilalui Kendal
PPD 2026 mengangkat tema “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah”. Penilaian tidak hanya melihat satu aspek. Ada tiga komponen utama yang dievaluasi: kualitas dokumen perencanaan (mencakup proses penyusunan, sinergi, konsistensi, dan kedalaman dokumen), kinerja pencapaian pembangunan beserta tata kelola, serta penilaian program unggulan daerah.
“Penilaian kinerja pencapaian pembangunan meliputi kinerja pembangunan dan tata kelola. Ada juga penilaian program unggulan, meliputi kedalaman program unggulan,” jelas Izzuddin.
PPD sendiri bukan sekadar ajang penghargaan. Penilaian ini berfungsi sebagai evaluasi menyeluruh atas kinerja pembangunan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga hasilnya dipakai sebagai dasar perbaikan perencanaan ke depan.
Jadwal Ketat Menuju Hasil Nasional di September 2026
Kendal kini menghadapi tiga tahap penilaian nasional yang berlangsung beruntun. Tahap pertama berupa penilaian dokumen dijadwalkan pada 4-22 Juni 2026. Tahap kedua, wawancara dan verifikasi, berlangsung 29 Juni hingga 13 Juli 2026. Presentasi dan pleno akhir dijadwalkan pada 14 Juli 2026.
Hasil akhir baru diumumkan September 2026.
Di balik jadwal itu ada taruhan yang nyata bagi warga Kendal. Jika berhasil merebut predikat pertama di tingkat nasional, Kabupaten Kendal berhak mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah pusat, yakni dana tambahan yang bisa dialokasikan untuk berbagai program pembangunan daerah.
“Harapannya, Kabupaten Kendal bisa meraih predikat I tingkat nasional, sehingga bisa mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah pusat,” ujar Izzuddin.
Penilaian nasional tahap pertama sudah berjalan. Publik Kendal kini menunggu apakah daerahnya mampu mempertahankan performa terbaik hingga pengumuman akhir September mendatang.
Editor: Ratna Dewi