Kesehatan

Cuaca Ekstrem Arab Saudi Ancam Jemaah Haji, PPIH 2026 Minta Penderita Komorbid Patuhi Jadwal Minum Obat

13
×

Cuaca Ekstrem Arab Saudi Ancam Jemaah Haji, PPIH 2026 Minta Penderita Komorbid Patuhi Jadwal Minum Obat

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jemaah haji Indonesia dengan riwayat penyakit bawaan berisiko mengalami kondisi kesehatan serius selama menunaikan ibadah di Arab Saudi tahun ini. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut membuat kondisi fisik jemaah, terutama lansia dan penderita komorbid, rentan memburuk jika tidak dijaga dengan ketat.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 mengeluarkan imbauan kesehatan khusus bagi jemaah Indonesia menyusul tantangan cuaca yang dihadapi di Arab Saudi. PPIH secara tegas meminta jemaah yang memiliki komorbid, seperti hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung, untuk disiplin mengonsumsi obat sesuai jadwal yang telah diresepkan dokter.

Komorbid Jadi Faktor Risiko Utama Jemaah Haji

Komorbid merujuk pada kondisi seseorang yang menderita dua atau lebih penyakit kronis secara bersamaan. Dalam konteks ibadah haji, kondisi ini kerap menjadi pemicu utama jemaah jatuh sakit atau memerlukan perawatan intensif, apalagi di tengah suhu panas yang bisa mencapai titik ekstrem di Tanah Suci.

Aktivitas fisik padat selama berhaji, mulai dari tawaf, sa’i, hingga wukuf di Arafah, menuntut stamina prima. Bagi jemaah yang abai terhadap konsumsi obat rutinnya, tekanan fisik dan panas terik dapat memicu kambuhnya penyakit bawaan secara tiba-tiba.

PPIH Tekankan Disiplin Obat Sejak Keberangkatan

PPIH menegaskan bahwa kedisiplinan minum obat bukan sekadar anjuran, melainkan keharusan yang wajib dijalankan selama seluruh rangkaian ibadah berlangsung. Jemaah diminta tidak menghentikan konsumsi obat meski merasa kondisinya membaik, karena penghentian mendadak justru dapat memperparah penyakit.

Petugas kesehatan yang menyertai rombongan jemaah siap membantu memantau kondisi kesehatan dan mengingatkan jadwal minum obat. Jemaah yang membawa obat-obatan pribadi juga diimbau menyimpannya di tempat yang mudah dijangkau dan terhindar dari paparan panas langsung.

Setiap tahun, ribuan jemaah haji asal Indonesia harus mendapatkan penanganan medis selama berada di Arab Saudi. Sebagian besar kasus yang ditangani tim kesehatan PPIH berkaitan dengan kondisi kronis yang tidak terkontrol, bukan semata akibat penyakit baru yang muncul di sana.

PPIH mengimbau keluarga di Tanah Air untuk turut mengingatkan anggota keluarga mereka yang sedang berhaji agar tidak mengabaikan protokol kesehatan pribadi, termasuk istirahat cukup dan menjaga asupan cairan di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Ratna Dewi