Berita

Simulasi Gempa di SMPN 2 Sidoharjo Wonogiri, Siswa Dilatih Evakuasi Mandiri

13
×

Simulasi Gempa di SMPN 2 Sidoharjo Wonogiri, Siswa Dilatih Evakuasi Mandiri

Sebarkan artikel ini

Teras News — Ratusan siswa SMPN 2 Sidoharjo, Wonogiri, mengikuti simulasi evakuasi gempa bumi yang digelar BPBD Kabupaten Wonogiri pada Jumat (24/4/2026) pagi. Latihan dimulai pukul 08.00 WIB dan mencakup praktik langsung berlindung di bawah meja hingga evakuasi tertib ke titik kumpul.

Saat sirine tanda bahaya berbunyi, para siswa bergerak sesuai instruksi petugas lapangan: berlindung di bawah meja, melindungi kepala, lalu berjalan tertib menuju lapangan terbuka sebagai titik kumpul darurat. Respons siswa dinilai antusias oleh tim BPBD yang memandu langsung di lokasi.

Materi Simulasi: Pemetaan Risiko hingga Teknik Penyelamatan Diri

Sosialisasi tidak berhenti pada simulasi fisik. Tim BPBD turut menyampaikan materi pengenalan jenis bencana dan pemetaan risiko di lingkungan sekolah. Peserta adalah siswa dan tenaga pendidik SMPN 2 Sidoharjo.

Koordinator Tim BPBD di lokasi, Alfan Mudrik, menjelaskan tujuan inti kegiatan ini. “Kami ingin memastikan seluruh warga sekolah, terutama siswa, tidak panik saat terjadi gempa. Mereka harus tahu ke mana harus berlari dan bagaimana cara melindungi diri yang benar,” katanya.

Alfan menekankan pentingnya frekuensi latihan. “Latihan rutin seperti ini sangat penting untuk membangun reflek atau kesiapsiagaan otomatis. Dengan simulasi, kita meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa apabila sewaktu-waktu terjadi bencana nyata,” tambahnya.

SMPN 2 Sidoharjo Didorong Jadi Satuan Pendidikan Aman Bencana

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, melalui tim teknisnya menyatakan sekolah menjadi salah satu titik prioritas dalam program edukasi kebencanaan di Wonogiri.

Dari kegiatan ini, BPBD menargetkan SMPN 2 Sidoharjo dapat memenuhi kriteria Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), yakni satuan pendidikan yang mampu mengelola dan mengurangi risiko bencana secara mandiri tanpa bergantung penuh pada bantuan luar. Program ini selaras dengan tagline kabupaten: Wonogiri Tangguh, Wonogiri Siap untuk Selamat.

Wonogiri termasuk daerah dengan potensi gempa bumi karena posisinya yang berdekatan dengan jalur sesar aktif di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Edukasi kebencanaan berbasis sekolah menjadi salah satu cara pemerintah daerah menekan risiko korban jiwa di kalangan pelajar.

BPBD Wonogiri belum mengumumkan jadwal simulasi serupa di sekolah lain, namun program edukasi kebencanaan berbasis sekolah ini disebut akan terus berjalan sebagai bagian dari mitigasi bencana jangka panjang di kabupaten tersebut.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Arif Budiman