Internasional

12 Polisi Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri dan Baku Tembak di Distrik Bannu Pakistan

7
×

12 Polisi Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri dan Baku Tembak di Distrik Bannu Pakistan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Dua belas petugas polisi kehilangan nyawa dalam serangan terkoordinasi di sebuah pos keamanan di Bannu, distrik di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut, yang berbatasan langsung dengan Afghanistan. Korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah karena pertempuran dilaporkan belum sepenuhnya berakhir.

Serangan itu terjadi pada Sabtu malam. Kronologinya dimulai ketika seorang pelaku bom bunuh diri menabrakkan kendaraan bermuatan bahan peledak ke arah pos keamanan tersebut. Ledakan keras mengguncang area sekitar. Pos polisi langsung runtuh. Foto-foto yang beredar memperlihatkan bangunan yang hancur lebur, dengan tumpukan batu bata, puing-puing hangus, dan kendaraan rusak berserakan di sekitar lokasi.

Penyergapan Terhadap Bala Bantuan yang Datang

Serangan tidak berhenti setelah ledakan pertama. Menurut seorang pejabat polisi yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, kelompok bersenjata kemudian menerobos masuk ke lokasi dan mulai menembaki para petugas yang masih berada di sana.

Yang memperparah situasi, personel polisi yang dikirim sebagai bala bantuan justru jatuh ke dalam jebakan. “Personel penegak hukum lainnya dikirim untuk membantu polisi, tetapi teroris menyergap mereka dan menyebabkan beberapa korban jiwa,” kata pejabat tersebut, seperti dilaporkan Reuters.

Para penyerang juga menggunakan drone dalam serangan ini, menurut sumber kepolisian setempat. Penggunaan drone menandai eskalasi taktik yang dipakai kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Ittehad-ul-Mujahideen Klaim Bertanggung Jawab

Aliansi kelompok bersenjata bernama Ittehad-ul-Mujahideen Pakistan mengaku berada di balik serangan ini. Pejabat polisi Zahid Khan membenarkan insiden tersebut kepada kantor berita Associated Press, menyatakan bahwa bom bunuh diri dan sejumlah pejuang bersenjata menjalankan aksi secara bersamaan.

Pejabat kepolisian lain, Sajjad Khan, mengatakan kepada Reuters bahwa korban jiwa kemungkinan masih akan bertambah. “Pertempuran masih berlangsung dan besarnya kerusakan baru akan diketahui setelah operasi selesai,” ujarnya.

Bannu dikenal sebagai salah satu wilayah rawan di Pakistan. Letaknya yang berbatasan dengan Afghanistan menjadikannya zona yang kerap menjadi sasaran serangan kelompok militan, terutama dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya aktivitas bersenjata di kawasan Khyber Pakhtunkhwa.

Jumlah korban resmi dan kondisi lokasi baru bisa dipastikan setelah operasi pengamanan oleh aparat dinyatakan tuntas.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Arif Budiman