Berita

1.074 Jamaah Haji Babel Bebas Biaya Transportasi, Pemprov Gelontorkan Rp10 Miliar

13
×

1.074 Jamaah Haji Babel Bebas Biaya Transportasi, Pemprov Gelontorkan Rp10 Miliar

Sebarkan artikel ini

Teras News — Ribuan calon jamaah haji asal Kepulauan Bangka Belitung tidak perlu merogoh kantong untuk biaya perjalanan menuju embarkasi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menanggung penuh ongkos transportasi mereka, dari Pangkalpinang hingga ke Palembang.

Bantuan senilai Rp10 miliar itu diserahkan secara resmi di Asrama Haji Pangkalpinang pada Jumat (1/5). Dana tersebut menjadi bekal perjalanan 1.074 jamaah haji asal Babel yang akan bertolak dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci.

Rute Bangka ke Palembang, Tanggungan Penuh Pemprov

Bagi jamaah asal Babel, perjalanan menuju embarkasi bukan perkara mudah. Mereka harus menyeberangi laut atau terbang terlebih dahulu dari Pulau Bangka ke Sumatera Selatan sebelum bergabung di embarkasi Palembang. Biaya tambahan ini kerap menjadi beban tersendiri di luar biaya haji resmi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan anggaran Rp10 miliar yang dikucurkan Pemprov Babel, seluruh biaya transportasi 1.074 jamaah dari Bangka ke Palembang ditanggung sepenuhnya. Setiap jamaah tidak dikenai pungutan apapun untuk rute antardaerah tersebut.

Persiapan Keberangkatan dari Asrama Haji Pangkalpinang

Asrama Haji Pangkalpinang menjadi titik pemberangkatan sekaligus tempat penyaluran bantuan transportasi ini. Fasilitas asrama haji biasanya digunakan sebagai tempat transit dan pembekalan jamaah sebelum keberangkatan resmi, termasuk pengecekan dokumen dan kesehatan.

Jumlah 1.074 jamaah ini mewakili kuota haji yang diperoleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk musim haji 2026. Proses keberangkatan dijadwalkan berlangsung secara bertahap sesuai jadwal penerbangan yang ditetapkan Kementerian Agama.

Kebijakan menanggung biaya transportasi antarprovinsi untuk jamaah haji merupakan bentuk dukungan fiskal daerah kepada warganya yang hendak menunaikan ibadah wajib. Beberapa provinsi kepulauan di Indonesia menghadapi tantangan serupa, yaitu jarak geografis yang menyebabkan biaya perjalanan menuju embarkasi lebih tinggi dibanding provinsi daratan.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Arif Budiman