Internasional

CFO Audi Juergen Rittersberger: Tarif AS Bakal Beri Tekanan Signifikan ke Perusahaan

15
×

CFO Audi Juergen Rittersberger: Tarif AS Bakal Beri Tekanan Signifikan ke Perusahaan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Senin (5/5/2026), Kepala Keuangan Audi, Juergen Rittersberger, mengeluarkan peringatan terbuka soal dampak kebijakan tarif Amerika Serikat terhadap kondisi keuangan produsen mobil mewah asal Jerman itu. Peringatan ini muncul di tengah tekanan ganda yang sudah lama mengimpit Audi: melemahnya penjualan di China dan ancaman bea masuk baru dari Washington.

“Setiap peningkatan tarif akan memberikan tekanan signifikan pada perusahaan,” kata Rittersberger, seperti dilaporkan Reuters. Pemerintah AS belum mengumumkan keputusan final soal besaran tarif yang akan diberlakukan, namun sinyal ke arah kenaikan sudah cukup kuat untuk memaksa pabrikan-pabrikan otomotif Eropa mulai menghitung ulang proyeksi mereka.

Dua Front Masalah Sekaligus: China Lesu, Tarif AS Mengancam

Audi bukan satu-satunya merek yang terjepit situasi ini. Seluruh industri otomotif premium Eropa menghadapi kombinasi yang tidak menguntungkan: pasar China, yang selama bertahun-tahun menjadi mesin pertumbuhan utama, kini tumbuh melambat drastis akibat persaingan ketat dari merek lokal seperti BYD dan Huawei-backed Seres. Di saat bersamaan, kebijakan perdagangan AS di bawah pemerintahan saat ini mendorong kemungkinan tarif lebih tinggi untuk kendaraan impor dari Eropa.

Bagi Audi, tekanan dari dua arah ini bukan sekadar masalah margin keuntungan. Ini menyentuh strategi ekspansi global yang sudah dibangun selama puluhan tahun. Pasar AS dan China secara historis adalah dua pasar terbesar untuk kendaraan premium Eropa.

Keputusan Tarif AS Masih Menggantung

Rittersberger tidak merinci angka kerugian yang mungkin ditanggung Audi jika tarif resmi diberlakukan. Yang jelas, ketidakpastian itu sendiri sudah menjadi beban. Produsen otomotif sulit membuat perencanaan produksi dan penetapan harga jika kebijakan perdagangan negara tujuan ekspor belum final.

Sampai laporan Reuters dipublikasikan pada 5 Mei 2026, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah AS soal tarif spesifik untuk kendaraan Eropa. Audi pun belum mengungkap langkah mitigasi konkret yang sedang disiapkan.

Industri otomotif global kini menunggu keputusan Washington. Bagi Audi, setiap hari tanpa kepastian berarti satu hari lagi merencanakan dalam kegelapan.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Ratna Dewi