Internasional

26 Tewas dan 80 Lebih Terluka: Rusia Bombardir Ukraina Sebelum Gencatan Senjata Kiev Berlaku

11
×

26 Tewas dan 80 Lebih Terluka: Rusia Bombardir Ukraina Sebelum Gencatan Senjata Kiev Berlaku

Sebarkan artikel ini

Teras News — Serangan drone dan rudal Rusia menghantam Ukraina dan menewaskan setidaknya 26 orang serta melukai lebih dari 80 lainnya, hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang diumumkan Kiev mulai berlaku.

Serangan itu terjadi tiga hari sebelum jeda pertempuran yang direncanakan Moskow sendiri dijadwalkan dimulai, menurut laporan Sindonews.

Bom Jatuh Saat Jam Mundur Gencatan Senjata Berjalan

Rentang waktu serangan ini menjadi soal serius. Kiev telah mengumumkan rencana gencatan senjata, namun gelombang serangan dari Rusia justru datang sebelum pengumuman itu sempat terealisasi di lapangan. Puluhan warga sipil menanggung akibatnya secara langsung — sebagian tewas, ratusan lainnya harus dirawat.

Lebih dari 80 korban luka membutuhkan penanganan medis dari serangan yang berlangsung dalam rentang waktu singkat tersebut. Angka itu kemungkinan terus berubah seiring tim penyelamat masih bekerja di lokasi-lokasi yang terdampak.

Moskow Rencana Jeda Pertempuran Tiga Hari Lagi

Rusia sendiri sebelumnya mengumumkan rencana jeda pertempuran dalam waktu tiga hari ke depan sejak serangan terjadi. Artinya, dua pihak yang berperang sebenarnya sama-sama memiliki agenda gencatan senjata di atas meja, namun serangan ini tetap dilancarkan.

Bagi warga yang tinggal di zona terdampak, situasi ini berarti ancaman nyata tidak berhenti meski perundingan damai terus dibicarakan di level diplomatik. Rumah sakit penuh, keluarga kehilangan anggotanya, dan kota-kota kembali merasakan deru serangan udara.

Perang Rusia-Ukraina yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini terus menorehkan korban di kalangan warga sipil. Setiap putaran negosiasi gencatan senjata yang gagal terwujud di lapangan berarti lebih banyak nyawa yang melayang sebelum senjata benar-benar bungkam.

Penulis: Dian Permata
Editor: Surya Dharma