Teras News — Suara tembakan mengejutkan peserta jamuan makan malam tahunan antara pejabat pemerintah Amerika Serikat dengan wartawan Gedung Putih di Hotel Hilton Washington, Sabtu (25/4) malam. Satu agen Secret Service mengalami cedera, sementara tersangka pelaku langsung ditahan di lokasi.
Presiden Donald Trump dan istrinya berada di antara tamu yang hadir saat insiden terjadi. Seluruh peserta jamuan langsung dievakuasi dari hotel setelah suara tembakan terdengar.
Trump Angkat Bicara di CBS News, Akui Tidak Takut
Sehari setelah insiden, Trump tampil dalam program 60 Minutes di CBS News pada Minggu. Ia berbicara soal risiko yang ia terima sebagai pemimpin negara.
Baca Juga:
“Saya tidak khawatir. Saya paham dengan kehidupan. Kita hidup di dunia yang gila,” kata Trump.
Pernyataan itu ia sampaikan meski situasi di Hotel Hilton Washington sempat kacau. Evakuasi berlangsung cepat, dan protokol pengamanan Gedung Putih langsung diaktifkan begitu tembakan terdengar.
Tersangka Cole Allen, Kritikus Kebijakan Bantuan Ukraina
Tersangka yang ditahan di lokasi kejadian diidentifikasi sebagai Cole Allen. Pria ini dikenal kerap mengkritik pemerintah Amerika Serikat karena dinilai enggan memberikan bantuan kepada Ukraina, seperti dilaporkan Antara mengutip Sputnik/RIA Novosti.
Proses hukum terhadap Allen masih berlanjut. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai motif lengkap atau dakwaan yang akan dikenakan.
Jamuan makan malam bersama wartawan Gedung Putih merupakan acara tahunan yang mempertemukan petinggi pemerintah dengan jurnalis yang meliput aktivitas presiden. Acara ini biasanya berlangsung dalam suasana santai, jauh dari ketegangan formal. Insiden Sabtu malam menjadi salah satu gangguan keamanan paling serius dalam sejarah penyelenggaraan acara tersebut.
Kondisi agen Secret Service yang terluka belum dirinci lebih jauh dalam laporan yang beredar. Penyelidikan atas insiden penembakan di Hotel Hilton Washington masih berjalan.
Editor: Surya Dharma