Internasional

Dedikasikan Gol Perdana di Piala Dunia 2026 untuk Tim Cahill, Nestory Irankunda Bawa Australia Tundukkan Turki 2-0

2
×

Dedikasikan Gol Perdana di Piala Dunia 2026 untuk Tim Cahill, Nestory Irankunda Bawa Australia Tundukkan Turki 2-0

Sebarkan artikel ini

Teras NewsSepak bola Australia punya wajah baru yang meledak di panggung terbesar dunia. Nestory Irankunda, 20 tahun, menjadi pembicaraan usai membuka keran gol kemenangan Australia atas Turki di Grup D Piala Dunia 2026, sekaligus menjadikan debutnya di turnamen ini sebagai momen yang ia persembahkan untuk sang legenda, Tim Cahill.

Pertandingan berlangsung di Stadion BC Place, Kanada, Sabtu waktu setempat. Irankunda menceploskan bola ke gawang Turki pada menit ke-27, sebelum Connor Metcalfe menggandakan keunggulan untuk memastikan kemenangan Australia 2-0. Hasil ini menempatkan Socceroos dalam posisi kuat di Grup D.

Gol Pertama di Piala Dunia, Langsung untuk Cahill

Bagi Irankunda, gol itu bukan sekadar angka di papan skor. Ia secara khusus mendedikasikan golnya kepada Tim Cahill, penyerang legendaris Australia yang namanya identik dengan keberanian dan gol-gol dramatis di turnamen dunia.

“Itu untuk Timmy Cahill, dia adalah inspirasi terbesar saya di sepak bola Australia. Saya selalu mengaguminya dan ingin bertemu dengannya,” ujar Irankunda, dikutip dari laman resmi FIFA, Minggu.

Irankunda bukan sekadar mengidolakan Cahill dari jauh. Ia menyebut sosok Cahill sebagai tolok ukur yang ingin ia capai dalam karier, dan ia berjanji akan bekerja keras untuk sampai ke sana.

Pesan untuk Generasi Muda Australia

Gol debut di Piala Dunia bagi pemain berusia 20 tahun bukan hal yang terjadi tiap hari. Irankunda menyadari bobot momen itu, dan ia ingin perayaannya membawa makna lebih jauh dari sekadar ekspresi pribadi.

“Saya harus merayakan kemenangan ini di depan seluruh negeri untuk mengingatkan mereka dan menunjukkan kepada anak-anak muda bahwa siapa pun yang kalian kagumi, kalian bisa menjadi seperti mereka suatu hari nanti,” jelasnya.

Pesan itu terasa kuat dari seseorang yang kini berdiri di lapangan Piala Dunia pada usia semuda itu.

Habis-habisan di Lapangan

Soal performa individualnya, Irankunda justru menolak bicara soal statistik atau rekor. Yang ada di pikirannya hanya satu: memberi yang terbaik untuk timnas.

“Soal rekor individu, jujur saya tidak memikirkan hal-hal itu. Saya hanya berusaha bermain sebaik mungkin saat bermain untuk tim nasional dan itulah yang saya lakukan hari ini,” terangnya.

Ia juga mengakui fisiknya terkuras habis selama laga berlangsung. “Saya sudah memberikan yang terbaik. Jelas, kaki saya akhirnya menyerah, tetapi itulah yang saya sukai, memberikan yang terbaik untuk negara yang telah memberikan segalanya kepada saya,” pungkas Irankunda.

Kemenangan atas Turki membuat Australia mengawali Piala Dunia 2026 dengan tiga poin penuh. Socceroos kini menunggu laga berikutnya di Grup D, dengan modal kepercayaan diri yang tumbuh dari penampilan meyakinkan anak-anak muda seperti Irankunda.

Penulis: Arif Budiman
Editor: Ratna Dewi