Teras News — Olahraga disabilitas dan pembinaan atlet jangka panjang masuk agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. Dua isu ini dibahas langsung dalam pertemuan di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat (19/6), yang dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman.
Erick Thohir yang memimpin rombongan ke Hambalang menyampaikan laporan terkait kondisi pembangunan olahraga nasional kepada Presiden. Pertemuan itu berlangsung di kediaman pribadi Prabowo, bukan di Istana, yang menunjukkan bahwa agenda ini ditangani langsung dan tidak sekadar bersifat protokoler.
Prabowo Tegaskan Komitmen Olahraga Inklusif
Usai pertemuan, Erick menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Dua pilar utama yang disoroti adalah penguatan olahraga bagi atlet disabilitas dan sistem pembinaan atlet untuk jangka panjang.
Baca Juga:
Keikutsertaan John Herdman dalam pertemuan ini menambah dimensi tersendiri. Pelatih asal Kanada yang kini menangani Timnas Indonesia itu hadir bersama Erick, menjadikan diskusi tidak semata soal kebijakan makro, tetapi juga menyentuh aspek teknis pengembangan sepak bola nasional.
Konteks: Olahraga Disabilitas Masih Butuh Perhatian Lebih
Olahraga disabilitas di Indonesia selama ini kerap berjalan dengan keterbatasan fasilitas dan anggaran dibanding cabang olahraga reguler. Para atlet disabilitas Indonesia sebenarnya telah menorehkan prestasi di ajang internasional seperti ASEAN Para Games dan Paralympic Games, namun dukungan sistematis dari hulu ke hilir dinilai belum setara.
Pernyataan Presiden Prabowo soal olahraga inklusif menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin menutup kesenjangan pembinaan antara atlet reguler dan atlet disabilitas. Pembinaan jangka panjang juga relevan dalam konteks Timnas Indonesia yang tengah berbenah menuju target-target kompetitif di level Asia.
John Herdman sendiri dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang pernah membangun tim nasional Kanada dari bawah hingga lolos ke Piala Dunia 2022. Kehadirannya di Hambalang bersama Menpora memberi gambaran bahwa diskusi tentang pembinaan atlet jangka panjang tidak berhenti di tataran wacana.
Pemerintah kini ditunggu untuk menerjemahkan komitmen Presiden Prabowo ke dalam program konkret, khususnya bagi atlet disabilitas yang selama ini berjuang dengan sumber daya terbatas.
Editor: Arif Budiman