Berita

Peringati Hari Bumi, Gerindra Pasuruan Bagikan 2.000 Bibit Pohon dan Bersihkan Tempat Ibadah di Kawasan Bromo

10
×

Peringati Hari Bumi, Gerindra Pasuruan Bagikan 2.000 Bibit Pohon dan Bersihkan Tempat Ibadah di Kawasan Bromo

Sebarkan artikel ini

Teras News — Dua ribu bibit pohon cemara dan 200 sak semen dibagikan DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat kawasan Gunung Bromo, Minggu (26/4/2026). Pembagian bibit itu menjadi bagian dari aksi bersih-bersih tempat ibadah yang digelar sebagai peringatan Hari Bumi.

Puluhan kader dan relawan turun ke lautan pasir Bromo sejak pagi. Mereka menyapu, mengepel, merapikan halaman, hingga membersihkan saluran air di sejumlah pura dan masjid yang berdiri di kaki gunung berapi aktif tersebut. Kegiatan berlangsung dengan pola gotong royong, tanpa pembagian kerja yang kaku.

Pura dan Masjid Jadi Sasaran Bersih-Bersih

Kawasan Bromo dikenal sebagai lokasi yang mempertemukan komunitas Hindu Tengger dan warga Muslim dalam satu hamparan pegunungan. Dua jenis tempat ibadah itu menjadi sasaran aksi sekaligus, mencerminkan pendekatan lintas keyakinan dalam kegiatan ini.

Aksi dipimpin Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan, Adinda Denisa, bersama empat anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Pasuruan: Agus Setya Wardana, Febri Irawan Darwis, Zakariya, dan Akhmad Sholeh.

“Kegiatan ini bukan hanya bersih-bersih, tapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di tempat ibadah yang menjadi ruang bersama masyarakat,” kata Adinda.

2.000 Bibit Cemara untuk Penghijauan Kawasan Suci

Pohon cemara yang bibitnya dibagikan dalam kegiatan ini lazim ditanam di kawasan Bromo karena kemampuannya tumbuh di dataran tinggi berpasir. Selain bibit, 200 sak semen juga disalurkan untuk mendukung pengembangan fasilitas di kawasan suci setempat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardana, menjelaskan bahwa bantuan material itu dimaksudkan untuk melengkapi aksi fisik yang sudah dilakukan di lapangan.

“Kami tidak hanya membersihkan tempat ibadah, tapi juga memberikan bantuan bibit pohon dan bahan bangunan untuk mendukung penghijauan dan pengembangan kawasan suci di Bromo,” ujar Agus.

Hari Bumi diperingati setiap 22 April di seluruh dunia, namun rangkaian kegiatan terkait kerap berlangsung sepanjang minggu terakhir April. Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri termasuk wilayah yang rawan degradasi lingkungan akibat tingginya kunjungan wisata dan aktivitas pertanian di lereng-lerengnya.

Bibit pohon yang sudah diserahkan rencananya ditanam di sekitar kawasan suci dan jalur-jalur yang membutuhkan penghijauan. Proses penanaman melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaksana sekaligus penjaga pertumbuhan pohon ke depannya.

Penulis: Ahmad Fauzan
Editor: Surya Dharma