Teras News — Karya musisi Indonesia kini menjangkau pendengar di Zimbabwe, Kongo, Prancis, hingga Amerika Serikat, dengan total 6,3 miliar kali ditemukan oleh pendengar di seluruh dunia melalui platform streaming digital. Di dalam negeri, musik lokal menguasai 80 persen tangga lagu teratas di Spotify.
Angka-angka itu terungkap dalam diskusi industri musik antara Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Spotify di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 19 Juni. Giring, yang dikenal sebagai mantan vokalis Nidji, mengaku bahwa ekosistem industri musik saat ini berbeda jauh dari zaman ia aktif bermusisi.
“Beda, beda. Beda sekali. Ini udah beda total,” kata Giring kepada wartawan usai diskusi, ketika ditanya soal perbandingan era acara musik televisi seperti Dahsyat dan Inbox dengan era streaming digital sekarang.
Baca Juga:
Perubahan itu tidak hanya terasa bagi para musisi. Pemerintah pun, menurut Giring, ikut belajar dari platform seperti Spotify untuk memahami dampak nyata pergeseran ekosistem tersebut terhadap para pelaku industri musik. Data yang dikumpulkan kementerian rencananya dibawa ke Konferensi Musik Indonesia di Makassar pada Oktober mendatang, sebagai pijakan menyusun regulasi yang berpijak pada fakta lapangan.
Soal kunci bertahan di era digital, Giring menekankan satu hal yang ia dengar berulang kali sepanjang diskusi.
“Kata kuncinya tadi yang saya dengar itu berkali-kali adalah harus menjadi autentik, harus menjadi diri sendiri. Harus bagaimana connect dengan bagaimana mendekatkan diri dengan fans. Nah, ini kan kata-kata ini, kata-kata penting ini yang harus terus disebarluaskan,” ujar Giring.
Dalam kunjungan tersebut, Giring hadir bersama istrinya, Chintya Ganesha.
Berita Terkait
Editor: Ratna Dewi