Berita

Harga LNG Industri Dipangkas dari $23 Jadi $13 per MMBTU, Pemerintah Cegah PHK

9
×

Harga LNG Industri Dipangkas dari $23 Jadi $13 per MMBTU, Pemerintah Cegah PHK

Sebarkan artikel ini

Teras News — Pemerintah memotong harga liquefied natural gas (LNG) untuk sektor industri hampir separuhnya, dari kisaran 20–23 dolar AS per MMBTU menjadi 13 dolar AS per MMBTU. Kebijakan ini diumumkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta.

“Secara akumulasi lifting gas kita itu mencapai target APBN. Karena itu gas tidak kita impor. Jadi masalahnya bukan tidak adanya gas, gas ada tapi harga LNG-nya yang mahal. Jadi kita sudah memutuskan untuk LNG industri harganya 13 dolar per MMBTU,” kata Bahlil.

Lonjakan harga LNG yang memicu kekhawatiran itu bukan berasal dari kelangkaan pasokan gas nasional. Akarnya ada di biaya distribusi. Produksi gas dari lapangan-lapangan di wilayah Jawa bagian barat terus menyusut, sehingga pasokan untuk industri harus didatangkan dari Papua, Sulawesi, dan Kalimantan. Biaya transportasi dan regasifikasi dari luar Jawa itulah yang mendorong harga LNG di tingkat industri melonjak ke angka 20–23 dolar AS per MMBTU, jauh di atas kemampuan banyak pelaku usaha.

Pemerintah menerima tekanan dari berbagai penjuru. Asosiasi industri keramik, sejumlah sektor industri lain, hingga serikat pekerja menyuarakan keberatan atas beban biaya produksi yang kian berat. Atas arahan Presiden, Kementerian ESDM bersama DPR kemudian mengevaluasi struktur biaya LNG untuk memberi ruang bagi industri agar tetap bisa beroperasi.

“Kami berpandangan, memastikan keberlanjutan lapangan pekerjaan itu merupakan bagian daripada tanggung jawab pemerintah,” ujar Bahlil.

Dalam skema kebijakan gas industri yang berlaku, pemerintah mempertahankan subsidi gas melalui Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), yaitu program penetapan harga gas di bawah harga pasar untuk sektor industri tertentu, di kisaran 6,5 hingga 7 dolar AS per MMBTU. Untuk industri pengguna gas pipa di luar skema HGBT yang pasokannya berasal dari wilayah Jawa, harga tetap dipertahankan di angka 9,6 dolar AS per MMBTU. Penyesuaian harga 13 dolar AS per MMBTU berlaku khusus bagi industri yang mengandalkan pasokan LNG.

Penulis: Rizky Pratama
Editor: Surya Dharma