Teras News — Lebih dari 20 ribu jiwa kini kesulitan mengakses air bersih. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kekeringan melanda 15 desa yang tersebar di 4 kabupaten di Nusa Tenggara Barat dan Jawa Tengah seiring masuknya musim kemarau tahun ini.
Jumlah desa terdampak yang mencapai 15 titik di dua provinsi sekaligus menggambarkan luasnya cakupan krisis air yang dipicu musim kering kali ini. Keempat kabupaten yang terdampak berada di dua wilayah dengan karakteristik iklim berbeda, NTB yang secara geografis lebih kering dan rentan kekeringan, serta Jawa Tengah yang sebagian wilayahnya juga kerap mengalami defisit air saat puncak kemarau.
BNPB menjadi lembaga yang pertama melaporkan kondisi ini secara resmi, meski belum merinci nama-nama kabupaten maupun desa yang masuk dalam pendataan tersebut.
Baca Juga:
Berita Terkait
Editor: Surya Dharma