Berita

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2026 Masuk Jajaran Tertinggi G20, Prabowo Gelar Ratas di Istana

2
×

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2026 Masuk Jajaran Tertinggi G20, Prabowo Gelar Ratas di Istana

Sebarkan artikel ini

Teras News — Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 mencatat kinerja positif dan masuk dalam jajaran tertinggi di antara negara-negara anggota G20. Kondisi ini dibahas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan laporan kinerja ekonomi nasional dalam forum tersebut, dengan poin utama bahwa laju pertumbuhan Indonesia unggul dibandingkan sebagian besar anggota G20 lainnya.

Ratas KSSK dan Stabilitas Sistem Keuangan Jadi Agenda Utama

Kehadiran KSSK dalam rapat ini mencerminkan fokus pemerintah pada dua isu sekaligus: pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. KSSK sendiri merupakan forum koordinasi empat lembaga, yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan, yang bertugas menjaga ketahanan sektor keuangan nasional.

Rapat terbatas semacam ini lazim digelar ketika pemerintah ingin menyelaraskan respons kebijakan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada periode kuartal pertama 2026, sejumlah tekanan eksternal masih membayangi perekonomian dunia, termasuk fluktuasi nilai tukar dan dinamika perdagangan internasional.

Posisi RI di G20: Salah Satu yang Terdepan

G20 adalah kelompok 20 ekonomi terbesar dunia yang bersama-sama menyumbang sekitar 85 persen produk domestik bruto global. Masuk dalam jajaran negara dengan pertumbuhan tertinggi di forum ini bukan pencapaian kecil, mengingat anggotanya mencakup Amerika Serikat, Tiongkok, Jerman, dan Jepang.

Pemerintah belum merinci angka pertumbuhan spesifik yang dilaporkan dalam rapat tersebut. Airlangga menjadi juru bicara utama soal kinerja ekonomi nasional dalam pertemuan di Istana Merdeka itu.

Publik kini menunggu rilis resmi data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026 dari Badan Pusat Statistik, yang akan memberikan angka pasti seberapa jauh Indonesia melampaui rata-rata pertumbuhan negara-negara G20 lainnya.

Penulis: Dian Permata
Editor: Arif Budiman