Berita

Anggota DPR Rokhmat Ardiyan Buka Sayembara Ungkap Kecurangan BBM Subsidi di Kuningan

17
×

Anggota DPR Rokhmat Ardiyan Buka Sayembara Ungkap Kecurangan BBM Subsidi di Kuningan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rokhmat Ardiyan, membuka sayembara bagi siapa pun yang mampu membongkar praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. Tawaran itu ia sampaikan langsung di hadapan peserta Bimbingan Teknis Pelayanan BBM Subsidi di Kuningan, Senin (27/4/2026).

Rokhmat menyoroti praktik penyalahgunaan solar subsidi yang, menurut pengamatannya, masih kerap dinikmati kalangan mampu dan sektor usaha besar, bukan kelompok masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat. “BBM subsidi harus tepat sasaran untuk rakyat kecil, bukan orang kaya,” tegasnya.

Rokhmat Ardiyan Minta BPH Migas Perkuat Pengawasan Bersama Aparat

Selain membuka sayembara, Rokhmat meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi bersama aparat penegak hukum. Ia juga mengajak masyarakat aktif melapor jika menemukan indikasi penyimpangan di lapangan.

Rokhmat menegaskan subsidi energi adalah bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat rentan. Karena itu, penyelewengan terhadapnya bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan merampas hak kelompok yang paling membutuhkan.

Khusus untuk wilayah Kuningan, ia menyebut belum menemukan pelanggaran yang signifikan. Meski begitu, ia menekankan pentingnya menjaga distribusi tetap tepat sasaran dan memastikan pasokan solar tidak terganggu.

Solar Subsidi Jadi Komoditas Rawan Penyimpangan

Solar bersubsidi memang dikenal sebagai salah satu jenis BBM yang paling rentan diselewengkan. Harganya yang jauh di bawah harga keekonomian membuat selisih harga menjadi celah bagi pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan, mulai dari pengoplosan hingga pembelian berlipat oleh kendaraan niaga besar yang seharusnya tidak berhak.

Rokhmat juga menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mempertahankan harga BBM subsidi di tengah tekanan ekonomi global. Bagi legislator asal daerah pemilihan tersebut, kebijakan itu harus diimbangi dengan pengawasan distribusi yang serius agar manfaatnya benar-benar sampai ke tangan yang tepat.

Pengawasan distribusi BBM subsidi kini berada di titik krusial. Dengan sayembara yang dibuka Rokhmat, partisipasi publik diharapkan menjadi lapis pengawasan tambahan di luar mekanisme resmi pemerintah dan BPH Migas.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Arif Budiman