Teras News — Gudang Perum Bulog Candirejo di Nganjuk menyimpan cadangan beras sebesar 103.150 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat hingga 12 hingga 13 bulan ke depan. Kondisi ini terungkap saat anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, melakukan kunjungan kerja ke gudang tersebut pada Senin (27/4).
“Kunjungan ini untuk memastikan jumlah stok di gudang Candirejo Loceret Nganjuk aman, penyerapan gabah petani berjalan baik, dan distribusi pangan tetap terkendali. Kami juga mengecek langsung kualitas beras di gudang, dan hasilnya baik serta layak digunakan,” kata Bimantoro di sela peninjauan.
Gudang Penuh, Bulog Kediri Sewa Ruang Penyimpanan Tambahan
Kapasitas gudang yang sudah penuh memaksa Bulog Cabang Kediri mencari solusi tambahan. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengonfirmasi bahwa seluruh gudang di bawah wilayah kerjanya, termasuk Candirejo, sudah tidak lagi mampu menampung hasil penyerapan gabah yang terus berjalan.
Baca Juga:
Penyerapan gabah petani di wilayah Kediri dan Nganjuk telah mencapai 88.759,140 ton atau setara 45.400,300 ton beras. Angka itu masih akan bertambah karena proses penyerapan belum berhenti.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Bimantoro Wiyono. Ini merupakan bentuk pengawasan dan pengawalan yang sangat penting bagi upaya mewujudkan swasembada pangan,” ujar Harisun.
Bimantoro: Ekosistem Pangan Bergerak ke Arah yang Benar
Bimantoro, legislator dari Partai Gerindra, menilai kondisi penuh di Gudang Candirejo justru mencerminkan geliat penyerapan gabah yang sehat dari sisi petani.
“Ini kabar baik. Ketika stok kuat, penyerapan petani berjalan, dan gudang bahkan penuh hingga membutuhkan sewa gudang tambahan, itu menunjukkan ekosistem pangan kita bergerak baik. Ini harus terus dikawal agar swasembada pangan benar-benar terwujud,” tegasnya.
Ia juga menyoroti gambaran lebih besar di tingkat nasional. Stok beras di gudang Perum Bulog secara nasional kini menembus lebih dari lima juta ton, memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah.
“Kalau daerah kuat dan nasional juga kuat, maka fondasi ketahanan pangan kita semakin kokoh. Ini yang harus terus dijaga bersama,” kata Bimantoro.
Kunjungan kerja ke Gudang Candirejo ini merupakan bagian dari pengawasan Bimantoro terhadap isu ketahanan pangan, mulai dari tingkat petani di lapangan hingga cadangan beras nasional. Dengan stok daerah yang melampaui satu tahun kebutuhan dan penyerapan gabah yang terus berlangsung, perhatian kini tertuju pada konsistensi distribusi agar beras benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Editor: Ratna Dewi