Berita

Endipat Wijaya Cek Langsung Dapur MBG di Batam, Fokus pada Gizi dan Sanitasi untuk Siswa

13
×

Endipat Wijaya Cek Langsung Dapur MBG di Batam, Fokus pada Gizi dan Sanitasi untuk Siswa

Sebarkan artikel ini

Teras News — Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam mendapat kunjungan langsung dari anggota DPR RI. Anggota Fraksi Gerindra, H.M. Endipat Wijaya, turun ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nagoya Garden Phase II, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Minggu (26/4/2026), untuk memastikan makanan yang sampai ke tangan siswa sudah memenuhi standar gizi dan kebersihan.

Kunjungan itu tidak datang sendiri. Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Harris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, serta Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan ikut hadir bersama sejumlah anggota dewan lainnya.

Dapur hingga Sanitasi Diperiksa Satu per Satu

Endipat tidak sekadar melihat-lihat. Ia memeriksa kondisi dapur dan fasilitas sanitasi secara langsung untuk memastikan proses pengolahan makanan layak konsumsi. Pengelola dapur juga mendapat masukan darinya agar kualitas makanan tetap terjaga sesuai ketentuan program.

“Menu yang disajikan harus memenuhi standar gizi dan kebersihan, karena ini menyangkut kesehatan anak-anak,” kata Endipat di lokasi.

Ia juga menyebut peran relawan yang terlibat dalam operasional dapur sebagai bagian yang perlu diapresiasi secara nyata.

Distribusi ke Sekolah Kartini Juga Dipantau

Setelah menyelesaikan peninjauan di dapur, rombongan bergerak ke Sekolah Kartini. Tujuannya satu: memastikan makanan sampai tepat waktu dan diterima langsung oleh para siswa, bukan sekadar terdata di atas kertas.

Program MBG sendiri merupakan program pemerintah pusat yang menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, dengan pengelolaan dapur dilakukan oleh satuan pelayanan yang tersebar di sejumlah daerah. Kualitas dan ketepatan distribusi menjadi dua titik rawan yang kerap jadi soal di lapangan.

Kunjungan ke Batam ini masuk dalam rangkaian pengawasan lapangan atas pelaksanaan MBG di daerah. Endipat menyatakan pemantauan semacam ini perlu dilakukan secara rutin agar standar yang ditetapkan pemerintah pusat benar-benar diterapkan, bukan hanya di atas dokumen.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Arif Budiman