Teras News — 2 drone — itu jumlah serangan udara yang dilaporkan menghantam wilayah Uni Emirat Arab di tengah memanasnya situasi militer Iran, setelah Mojtaba Khamenei, putra pemimpin tertinggi Iran, memberikan arahan langsung kepada komando angkatan bersenjata gabungan untuk tidak menghentikan operasi tempur.
Mojtaba Khamenei memerintahkan kepala komando angkatan bersenjata gabungan Iran agar terus melangsungkan operasi dan menghadapi musuh secara tegas, demikian dilaporkan media-media Iran. Perintah itu muncul saat kawasan Timur Tengah masih didera ketegangan berlapis dari berbagai front konflik.
2 Drone Hantam UEA di Tengah Perintah Operasi Lanjutan
Dua drone dilaporkan menghantam wilayah Uni Emirat Arab bersamaan dengan instruksi militer yang dikeluarkan Mojtaba. Informasi ini beredar luas melalui laporan media Iran. Pihak berwenang UEA belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Baca Juga:
Mojtaba Khamenei dikenal sebagai putra Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Republik Islam Iran. Keterlibatannya secara langsung dalam komando militer mencerminkan betapa seriusnya posisi Iran dalam konflik yang sedang berlangsung, meski detail spesifik mengenai operasi yang dimaksud belum diungkap secara terbuka.
Militer Iran Diminta Hadapi Musuh dengan Tegas
Arahan yang disampaikan Mojtaba menekankan dua poin utama: kelanjutan operasi yang sudah berjalan dan ketegasan dalam menghadapi pihak yang dianggap musuh. Tidak ada rincian lebih jauh dari media Iran soal operasi mana yang secara spesifik dirujuk dalam perintah tersebut.
Kawasan Timur Tengah memang tengah bergolak. Iran dalam beberapa waktu terakhir berada di bawah tekanan diplomatik dan militer dari berbagai penjuru, termasuk ketegangan dengan Israel dan tekanan dari Amerika Serikat terkait program nuklir Teheran. Serangan drone ke wilayah UEA menambah kompleksitas situasi di kawasan yang selama ini menjadi salah satu pusat ekonomi global tersibuk.
UEA, yang berbagi perairan Teluk Persia dengan Iran, sebelumnya pernah mengalami insiden serupa pada 2022 ketika kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Abu Dhabi. Konfirmasi resmi atas serangan terbaru ini masih ditunggu dari otoritas Abu Dhabi maupun Dubai.
Situasi terus berkembang. Komunitas internasional memantau dengan cermat setiap pergerakan militer di kawasan ini, mengingat UEA merupakan mitra dagang dan diplomatik bagi puluhan negara di seluruh dunia.
Editor: Arif Budiman