Teras News — Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, melakukan inspeksi mendadak ke gudang Perum Bulog Wilayah Sulawesi Tenggara di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Rabu (29/4/2026). Dari kunjungan itu, stok pangan strategis di Sulawesi Tenggara dinyatakan aman.
“Berdasarkan laporan Bulog, kebutuhan pangan di Sulawesi Tenggara sekitar 20.000 ton per tahun. Sementara stok yang tersedia saat ini mencapai kurang lebih 78.000 ton. Artinya, dalam kondisi normal, cadangan ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang,” kata Bahtra usai sidak.
Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo
Inspeksi ini bukan tanpa alasan. Bahtra menyebut kunjungannya merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran aktif memantau stabilitas pasokan kebutuhan pokok, di tengah dinamika global yang berpotensi mengganggu rantai pasok pangan nasional. Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu ingin memastikan kondisi riil cadangan pangan di daerah, bukan sekadar mengandalkan laporan di atas kertas.
Baca Juga:
Dari hasil pengecekan, sistem penyimpanan dan distribusi di gudang Bulog dinilai berjalan baik. Bahtra menyebut kondisi tersebut sebagai indikator bahwa pemerintah daerah bersama Bulog mampu menjaga pasokan tetap stabil meski tekanan eksternal terus ada.
Warga Diminta Tak Panic Buying
Dengan stok yang jauh melampaui kebutuhan tahunan daerah, Bahtra menghimbau masyarakat agar tidak terpancing isu kelangkaan bahan pokok yang belum jelas kebenarannya. Kepanikan, kata dia, justru bisa menjadi masalah baru.
“Kami memastikan langsung bahwa stok pangan aman dan terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai melakukan panic buying. Pemerintah akan terus hadir menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan,” tegasnya.
Panic buying merujuk pada pembelian barang dalam jumlah besar secara tiba-tiba akibat kekhawatiran akan kelangkaan. Fenomena ini kerap terjadi saat muncul isu krisis pangan dan justru memperparah distribusi di lapangan.
Pemantauan Berkala Akan Terus Dilakukan
Bahtra memastikan sidak seperti ini tidak berhenti di Sulawesi Tenggara. Pemantauan serupa akan dilakukan secara berkala di berbagai daerah untuk memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga. Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan merupakan bagian dari peran DPR dalam mengawal stabilitas pasokan kebutuhan pokok di tengah ketidakpastian global.
Dengan selisih antara stok tersedia dan kebutuhan tahunan yang terpaut hampir empat kali lipat, Bulog Sulawesi Tenggara untuk saat ini tampak punya bantalan yang cukup tebal menghadapi berbagai kemungkinan gangguan pasokan ke depan.
Editor: Ratna Dewi