Teras News — Belasan desa di Kabupaten Rembang kini punya armada distribusi baru. Sebanyak 13 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah itu menerima bantuan truk dari pemerintah pusat sebagai bekal operasional sebelum peluncuran resmi program koperasi desa digelar.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Rembang Harno di halaman kantor bupati setempat pada Sabtu (2/5/2026). Masing-masing dari 13 kecamatan mendapat satu unit truk pada tahap awal ini. Kecamatan yang belum mendapat giliran akan menyusul pada tahap berikutnya.
Sedan Tertinggal karena Gedung Koperasi Belum Rampung
Dari total 14 kecamatan di Kabupaten Rembang, Kecamatan Sedan tidak masuk dalam gelombang pertama penyaluran. Penyebabnya, pembangunan gedung KDMP di wilayah tersebut belum selesai ketika proses pengajuan bantuan berlangsung, sehingga tidak bisa ikut dalam alokasi tahap awal.
Baca Juga:
Bupati Harno mengingatkan kepala desa dan pengurus koperasi agar merawat kendaraan yang diterima dengan serius. Truk ini bukan sekadar bantuan simbolis — fungsionalitasnya langsung menyentuh rantai distribusi kebutuhan warga desa.
“Pembagian 13 truk ini merupakan persiapan awal. Sebelumnya, juga sudah ada kendaraan roda tiga (tossa) yang disalurkan, sehingga saat di-launching nanti, semuanya sudah siap. Pesan saya kepada kepala desa dan pengurus koperasi, agar menjaga serta mengelola dengan baik supaya berjalan maksimal,” ujar Harno.
Pick Up Menyusul Setelah Truk dan Tossa
Dandim 0720/Rembang, Letkol Arm Winner Fradana Dieng, menjelaskan bahwa penyaluran sarana prasarana KDMP dilakukan secara bertahap. Sebelum truk, kendaraan roda tiga jenis tossa sudah lebih dulu disalurkan. Giliran berikutnya adalah mobil pick up.
“Berangsur-angsur kita lengkapi sarana prasarana KDMP. Saat ini kita prioritaskan 13 koperasi yang akan soft launching. Di beberapa lokasi, gedung koperasi juga sudah mulai dilengkapi fasilitas seperti AC dan etalase,” terang Winner.
Koperasi Desa Merah Putih merupakan program pemerintah pusat yang dirancang untuk memperkuat perekonomian desa melalui unit usaha berbasis koperasi. Setiap koperasi desa diharapkan mampu mengelola distribusi kebutuhan pokok, simpan pinjam, hingga layanan logistik di tingkat desa.
Dengan armada truk yang mulai tersalurkan, 13 KDMP di Rembang kini menunggu jadwal soft launching. Koperasi di Kecamatan Sedan masih perlu menuntaskan pembangunan gedung sebelum bisa bergabung dalam program distribusi bantuan selanjutnya.
Editor: Ratna Dewi