Berita

Stok Beras Bulog Bondowoso Capai 70 Ribu Ton, Anggota DPR Sumail Abdullah Turun Langsung Cek Kualitas

17
×

Stok Beras Bulog Bondowoso Capai 70 Ribu Ton, Anggota DPR Sumail Abdullah Turun Langsung Cek Kualitas

Sebarkan artikel ini

Teras News — Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sumail Abdullah, mendatangi gudang beras Bulog di Bondowoso, Jawa Timur, pada Senin (4/5/2026) untuk memantau langsung ketersediaan stok sekaligus memastikan kualitas beras yang disimpan memenuhi standar kelayakan konsumsi.

“Kami meninjau ketersediaan pangan, karena kita menargetkan swasembada beras. Kami ingin memastikan bagaimana kondisi stok di daerah, khususnya di Bondowoso,” kata Sumail saat kunjungan tersebut.

Serapan 70 Ribu Ton, Nasional Tembus 5,2 Juta Ton

Sumail mengungkapkan dua data kunci dari kunjungannya itu. Secara nasional, stok beras hingga pertengahan April 2026 tercatat sekitar 5,2 juta ton. Di tingkat lokal, serapan beras oleh Bulog Bondowoso mencapai 70 ribu ton.

“Serapan di Bulog Bondowoso sudah mencapai 70 ribu ton, ini capaian yang cukup baik,” ujarnya.

Selama peninjauan, legislator dari Fraksi Gerindra itu memeriksa kondisi fisik beras di dalam gudang dan memverifikasi apakah sistem penyimpanan berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan logistik Bulog. Kunjungan tersebut turut dihadiri Dandim 0822 Bondowoso serta Kepala KCP Bulog setempat.

Beras Rusak Tidak Boleh Sampai ke Tangan Penerima Bantuan

Sumail menyoroti soal kualitas beras, terutama yang dialokasikan untuk program bantuan pangan pemerintah. Ia menegaskan tidak ada toleransi untuk beras yang tidak layak konsumsi.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, tidak boleh lagi ada praktik beras tidak layak seperti beras rusak atau lapuk. Negara harus hadir menyediakan pangan terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Ketegasan itu ia lontarkan setelah memeriksa langsung kondisi beras di gudang. “Kami tidak ingin ada keluhan masyarakat, khususnya penerima bantuan pangan, terkait kualitas beras yang tidak baik,” tambahnya.

TNI dan Bulog Dinilai Jaga Stabilitas Pangan Lokal

Kehadiran Dandim 0822 Bondowoso dalam kunjungan itu bukan tanpa alasan. Sumail menekankan peran TNI dalam mendukung stabilitas ketahanan pangan di daerah, khususnya dalam koordinasi distribusi logistik bersama Bulog.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI dan Bulog, kita melihat stabilitas pangan di Bondowoso cukup aman,” ucapnya.

Di penghujung kunjungan, Sumail menyatakan stok yang ada mencukupi kebutuhan masyarakat dengan harga yang masih terjangkau. “Stok aman, harga di pasar juga relatif ekonomis, dan kualitas beras yang kami cek dalam kondisi baik,” pungkasnya.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi IV DPR RI yang membidangi urusan pertanian, pangan, dan lingkungan hidup. Pengawasan serupa ke gudang-gudang Bulog di daerah lain menjadi salah satu cara DPR memantau realisasi target swasembada beras yang dicanangkan pemerintah.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Surya Dharma