Teknologi

SIG Luncurkan SpeedCrete, Beton Cepat Kering yang Bisa Rampungkan Perbaikan Jalan dalam Hitungan Jam

15
×

SIG Luncurkan SpeedCrete, Beton Cepat Kering yang Bisa Rampungkan Perbaikan Jalan dalam Hitungan Jam

Sebarkan artikel ini

Teras News — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan produk inovasi bernama SpeedCrete, material beton cepat kering yang dirancang khusus untuk mempercepat proses perbaikan jalan. Dengan teknologi ini, pekerjaan yang biasanya memakan waktu berhari-hari diklaim bisa diselesaikan hanya dalam hitungan jam.

SpeedCrete: Beton Cepat Kering untuk Perbaikan Jalan Lebih Efisien

SpeedCrete hadir sebagai jawaban atas salah satu tantangan paling umum dalam pemeliharaan infrastruktur jalan di Indonesia, yaitu lamanya waktu pengerasan beton konvensional yang kerap mengganggu arus lalu lintas. Material beton biasa umumnya membutuhkan waktu curing atau pengerasan awal selama beberapa hari sebelum bisa dilintasi kendaraan. SpeedCrete dikembangkan SIG untuk memangkas waktu tersebut secara drastis.

Inovasi ini dinilai relevan dengan kondisi banyak ruas jalan di Indonesia yang memerlukan perbaikan cepat tanpa penutupan jalur dalam durasi panjang. Perbaikan jalan yang berlarut-larut kerap memicu kemacetan, meningkatkan risiko kecelakaan, serta menekan produktivitas ekonomi di sekitar kawasan yang terdampak.

SIG Perkuat Portofolio Produk Solusi Infrastruktur

Peluncuran SpeedCrete memperkuat portofolio produk SIG di segmen solusi infrastruktur. Sebagai produsen semen pelat merah, SIG selama ini dikenal tidak hanya memasok material bangunan konvensional, tetapi juga terus mengembangkan produk-produk bernilai tambah yang menjawab kebutuhan spesifik proyek konstruksi skala besar maupun pemeliharaan rutin.

Dengan SpeedCrete, SIG menyasar pasar perbaikan jalan yang membutuhkan kecepatan eksekusi tinggi, termasuk jalan nasional, jalan tol, dan kawasan perkotaan dengan volume lalu lintas padat. Produk ini diposisikan sebagai solusi bagi kontraktor dan pemerintah daerah yang ingin meminimalkan waktu penutupan jalan.

Publik dan pelaku industri konstruksi kini menantikan detail teknis lebih lanjut dari SIG, termasuk spesifikasi kekuatan material, rentang waktu pengerasan yang dijanjikan, serta ketersediaan produk di pasar.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Surya Dharma