Berita

Kejagung Gelar Pameran Barang Rampasan di CFD Jakarta, Ferrari hingga Lukisan Emas Dipajang di Pinggir Jalan

11
×

Kejagung Gelar Pameran Barang Rampasan di CFD Jakarta, Ferrari hingga Lukisan Emas Dipajang di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Minggu (10/5/2026) pagi, deretan barang mewah hasil rampasan negara memenuhi area Car Free Day (CFD) di Jakarta. Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung menggelar pameran lelang terbuka, memajang barang sitaan mulai dari mobil Ferrari hingga lukisan berlapis emas di tengah keramaian warga yang sedang berolahraga.

Kegiatan ini menjadi cara Kejagung mendekatkan proses lelang aset negara langsung ke masyarakat. Dibandingkan lelang konvensional yang kerap berlangsung tertutup di kantor atau balai lelang, pameran di ruang publik seperti CFD memberi peluang lebih luas bagi warga biasa untuk melihat, bahkan mempertimbangkan, barang-barang yang ditawarkan.

Ferrari dan Lukisan Emas Jadi Daya Tarik Utama

Kehadiran mobil Ferrari langsung menarik perhatian. Kendaraan sport kelas atas itu berdiri di antara pajangan lain yang tak kalah mencolok, termasuk lukisan emas yang terpasang di area pameran. Warga yang melintas banyak berhenti, mengambil foto, dan bertanya-tanya soal asal-usul barang tersebut.

Barang-barang yang dipamerkan merupakan hasil rampasan dari berbagai perkara hukum yang ditangani Kejaksaan Agung. Setelah melalui proses hukum, aset-aset itu diserahkan ke negara dan kini dikelola BPA untuk dilelang. Hasilnya masuk ke kas negara.

Lelang Aset Rampasan, Ujung dari Proses Panjang Penegakan Hukum

Mekanisme penyitaan dan lelang aset hasil tindak pidana diatur dalam undang-undang, di mana barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dirampas negara. BPA Kejagung bertugas mengelola, mengamankan, dan memulihkan aset tersebut agar memberi manfaat ekonomi bagi negara, bukan sekadar tersimpan di gudang penyitaan.

Pameran di CFD bukan sekadar ajang promosi lelang. Ini juga bentuk transparansi kepada publik bahwa aset hasil kejahatan tidak menguap begitu saja, melainkan dikembalikan ke negara melalui proses yang terbuka.

Publik kini menunggu jadwal resmi lelang atas barang-barang yang dipamerkan hari itu, termasuk si Ferrari yang sudah terlanjur jadi bintang pagi di tengah jalanan ibu kota yang bebas kendaraan.

Penulis: Ahmad Fauzan
Editor: Arif Budiman