FIRMA Penukal Utara Gelar Pelatihan Mengurus Jenazah

Terasnews - November 22, 2020
FIRMA Penukal Utara Gelar Pelatihan Mengurus Jenazah
 - (Terasnews)
Editor

Pali, terasnews.id – Forum Ikatan Remaja Masjid (FIRMA) Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan pelatihan pengurusan jenazah .Cara merawat jenazah sesuai dengan ajaran yang di syariatkan Islam diantaranya memandikan dan mengkafaninya.

Adapun hukum merawat jenazah Fardhu Kifayah yang artinya sesuatu yang wajib dilakukan, namun apabila ada sebagian orang melakukan maka gugurlah kewajiban muslim yang lain, tetapi jika sama sekali tidak ada yang merawatnya semua akan mendapat dosa.

Narasumber Kegiatan Pelatihan pengurusan jenazah dari komandan Brigade DPD BKPRMI Kabupaten PALI Ust Budi yang di ikutin oleh seluruh Anggota Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Kecamatan Penukal Utara yang dipusatkan di Masjid Jami desa Tanjung baru, Sabtu (21/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut selaku Ketua FIRMA Penukal Utara Jaka mengucapkan “terima kasih kepada para instruktur dan narasumber yang telah menyempatkan waktunya pada kegiatan pelatihan pengurusan jenazah ini dan semua diikuti para anggota IRMAS,”

Melalui pelatihan ini diharapkan peserta menyerap dan mengaktualisasikan ilmu yang didapat serta mampu memberikan konstribusi positif dalam menjalankan nilai–nilai agama dengan tetap berpegang kepada adat istiadat dan budaya. “Ikutilah pelatihan ini dengan serius, semoga ilmu fardhu kifayah ini semakin banyak yang mengetahui dan memberikan manfaat untuk masyarakat ,” ujarnya.

Untuk itu kami berharap kepada para remaja maupun Pemuda yg tergabung di dalam FIRMA ataupun Irmas agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya karena Pemuda masa saat ini adalah pemimpin di masa depan.  Harapnya

Sementara Ust Ristian selaku sekertaris DPD BKPRMI Kabupaten PALI juga mengatakan, “Bahwa dengan dilakukannya pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah ini bertujuan agar nantinya setiap remaja ataupun Pemuda yang tergabung dalam IRMAS memiliki kemampuan untuk merawat dan mengurus jenazah.

“Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan, maka pengetahuan seperti, memandikan jenazah harus dalam kondisi lurus dan menggunakan air, memandikannya dengan mengutamakan keluarga terlebih dahulu, mengkafani apabila laki-laki menggunakan kain rangkap tiga, dan untuk perempuan rangkap lima, dapat dimengerti dan dipahami oleh para remaja maupun pemuda untuk diterapkan di lingkungan tempat tinggalnya”.ucapnya

Dalam Islam, hukum mengurus jenazah adalah fardhu kifayah. Di antara umat Islam diwajibkan memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan cara memandikan, mengkafani, mensholatkan dan menguburkan jenazah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Masalah tata cara penyelenggaraan jenazah ini, memang cukup sulit ditemui di tengah-tengah masyarakat terutama bagi generasi muda. Saat ini, hanya beberapa kalangan generasi muda saja yang peduli terhadap bidang penyelenggaraan jenazah.

Akibatnya, untuk melaksanakan fardu kifayah, biasanya didominiasi para orang tua. Padahal, penyelenggaraan jenazah tidak akan pernah berhenti selama umat Islam masih ada.pungkasnya   (Owen)

 

Tinggalkan Komentar

PENGUNJUNG

  • 0
  • 375
  • 46
  • 7,461
  • 27,485
  • 41,665
  • 41,665
  • 4,213
  • 10


ARZIP