Kader Desa Sukarami Mendapat Materi Kegiatan Stunting.

Terasnews - November 20, 2020
Kader Desa Sukarami Mendapat Materi Kegiatan Stunting.
 - (Terasnews)
Editor

Muba, terasnews.id – Para kader – desa Sukarami Kecamatan Sekayu kabupaten Musi Banyuasin  mendapatkan materi tentang Stunting. Kegiatan tersebut di laksanakan di ruang rapat kantor kecamatan Sekayu,

Kamis ( 19/11/2020) dengan diikuti 25 orang peserta yang terdiri dari kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM),  kader Pos Yandu, bidan desa, ibu PKK  desa , beserta  kader PKK , guru Paud,  dan ibu balita. Kepala desa Sukarami, Sabar Budi Utomo menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Permendesa PDTT nomor 11 tahun 2019  dan tetap menggunakan protokol kesehatan.
“Dalam kegiatan Stunting ini para peserta yang mengikutinya banyak mendapatkan manfaat ilmunya tentang pencegahan kekurang gizi kronis ( Stunting) dan kegiatan ini sudah termasuk kegiatan dana desa APBN 2020 sedangkan untuk nara sumber dari dinas PMD, Dinkes kabupaten Muba PJOK kecamatan, dan Himpaudi,” jelas Sabar.

Sementara itu Kadis DPMD Muba H Richard Chahyadi AP.MSi mengatakan, kegiatan stunting ini di laksanakan  berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 Pasal 6 Ayat 3 E tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa salah satunya berupa penanggulangan kemiskinan untuk melakukan pencegahan kekurangan gizi kronis (stunting).

Kemudian, pelatihan Integritas Paud dan Posyandu untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Guna Pencegahan Stunting yang dibiayai Dana Desa APBN 2020, yang diikuti oleh kader-kader posyandu, guru paud, kader PKK, para bidan di setiap desa peserta dalam pelatihan dan sosialisasi stunting. ”Karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama infeksi berulang dan kurangnya stimulus psikososial,”Ujar Richard.

Lanjut Richard, stunting ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya, anak stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal. Stunting juga menjadikan anak rentan terhadap penyakit dan di masa depan beresiko menurunkan produktivitas. ”Untuk itulah kita harus mencegah dan menekan tumbuhnya stunting pada anak-anak kita semua,” Pungkasnya. (Rafik Elyas- ADV Mitra Desa).

 

 

Tinggalkan Komentar

PENGUNJUNG

  • 0
  • 1,825
  • 111
  • 7,528
  • 28,465
  • 45,532
  • 45,532
  • 4,554
  • 14


ARZIP