Wakapolda Sulsel Minta Warga Jaga Keamanan

Makassar, terasnews.id – Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol Risyapudin Nursin meminta warga agar bisa menahan diri dan menjaga keamanan, apalagi di Sulsel ada pemilihan kepala daerah serentak yang dilakukan di 13 kabupaten, kota dan provinsi.
“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tetap menjaga situasi dan kondusifitas Sulsel khususnya Makassar,” jelas Risyafuddin Nursin di Makassar, Sabtu.
Ditemani dengan istrinya saat nonton bareng film Assalamualaikum Calon Imam di CinemaXX serta produser dr Vinski dan dr Wahyudi Muchsin, ia mengatakan jika dalam menjaga situasi kamtibmas dan kondusifitas banyak cara yang bisa dilakukan termasuk dalam film.
Menurut dia, film romansa Assalamualaikum Calon Imam yang didalamnya memberikan pesan-pesan cinta serta karakter keteguhan hati bisa menjadi salah satu cara dalam menjaga situasi kondusifitas masyarakat.
Kata dia, polisi dalam menjaga keamanan juga banyak cara tidak mesti harus monoton dalam melakukan patroli, melainkan banyak cara seperti menyampaikan pesan kultum setelah salat berjamaah di masjid, kerja bakti dan lainnya.
“Kita punya babinkamtibmas dan mereka ini adalah ujung tombak kita di masyarakat. Nah, film dengan pesan-pesan cinta kedamaian juga adalah cara yang bisa ditempuh untuk mengkampanyekan keamanan dan kondusifitas di masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Eksekutif Produser dr Wahyudi Muchsin yang ikut mendampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Risyapudin Nursin nonton bareng mengucapkan banyak terima kasih karena sudah mau menyempatkan waktu nonton bersama istri serta memberikan pencerahan juga kepada para penonton.
Pada film yang digarapnya itu, Rumah Produksi Vinski Production menargetkan sejuta penonton untuk film “Assalamualaikum Calon Imam” yang tayang di 105 layar di berbagai daerah Indonesia.
“Terima kasih bapak wakapolda dan ibu, kami sangat senang karena film ini diapresiasi. Kami sendiri menargetkan sejuta penonton untuk film ini dan target kami itu cukup realistis,” ujarnya.
Ia optimistis target sejuta penonton bisa tercapai mengingat film ini diangkat dari novel laris (best seller) karya Madani dengan jumlah pembacanya mencapai angka tiga juta orang.
Wachyudi mengatakan, dua film yang pernah di produksi olehnya telah mencatat kesuksesan karena mengetahui segmen apa yang diinginkan oleh penonton.
Dia mencontohkan, segmen film horor, komedi, romansa, action, religu serta gabungan segmen pun memiliki penonton Setia. Namun, khusus segmen percintaan atau romansa dan komedi pun penontonnya jauh lebih besar.
“Semua ada segmennya, genre horor ada penontonnya, action, percintaan dan komedi. Nah, dalam film kita ini, lebih kepada percintaan dengan nuansa religinya,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × three =