Wabup Resmikan Proyek Pamsimas Untuk 10 Desa

Sleman, terasnews.id – Peresmian proyek penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) untuk 10 desa penerima Pamsimas tahun 2018 dipusatkan di Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Selasa (29/1/2019).

Ditandai penandatangan batu prasasti dan membuka kran air oleh Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun, M.Kes disaksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Camat Pakem, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan dan pejabat terkait.

Air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Sleman berupaya membangun fasilitas air bersih sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan air yang memenuhi standar kesehatan.

Program Pamsimas tahun 2018 ini tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Sleman dengan 10 desa penerima program bersumber dari dana APBN dan dana APBD.

Adapun desa penerima Pamsimas itu adalah desa Argomulyo, Pakembinangun, Candibinangun, Harjobinangun, Bangunkerto, Wonokerto, Sindumartani, Lumbungrejo, Sumbersari, dan Desa Sedangarum.

Menurut Sri Muslimatun, keberhasilan setiap program tidak samata-mata berdasarkan besarnya angaran. “Tapi yang terpenting adalah komitmen dari para pelaksana termasuk kepala desa, sehingga program yang dicanangkan dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Sri Muslimatun.

Bagi Wakil Bupati Sleman, komitmen yang tinggi dari desa dan masyarakat merupakan kunci sukses dari program Pamsimas.

Sri Muslimatun mengapresiasi program Pamsimas, karena melalui program itu masyarakat tidak semata-mata menjadi objek pembangunan, melainkan ikut serta menjadi subjek dalam proses pembangunan.

Dalam Pamsimas masyarakat diajak secara langsung dimulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan sarana ke depannya.

Karena program itu dari warga untuk warga, maka Wakil Bupati Sleman berharap agar warga untuk memelihara dan menjaga prasarana yang telah dibangun. “Hal itu sebagai salah satu upaya mempertahankan masa guna sarana prasarana,” tandas Sri Muslimatun.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPKP Kabupaten Sleman, Sapto Winarno, mengatakan pembangunan Pamsimas III dilaksanakan untuk mendukung dua agenda nasional dalam meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu 100 persen akses air minum dan 100 persen akses sanitasi serta sanitasi total berbasis masyarakat. (Affan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + five =