Upal Hebohkan Banyuasin

BANYUASIN, SUMSEL, terasnews.id – Masyarakat Kabupaten Banyuasin belakangan ini dibuat heboh   dengan beredarnya uang palsu (upal) pecahan mulai dari Rp 20 ribu,Ro 50 ribu dan Rp 100 ribu.

“Di Kantin Rumah Sakit Daerah di Banyuasin mendapatkan uang palsu dari keluarga pasien dengan nominal Rp 50 ribu,”kata Yanto, warga Pangjalan Balai, Sabtu (5/8/2017).

Ceritanya, ujar Yanto ada keluarga pasien belanja di salah satu kantin, kedapatan memakai uang palsu pecahan Rp50 ribu. Kenapa tambah Yanto, bahwa uang itu palsu,  karena  saat terkena air warnanya menjadi luntur.

“Sepertinya kertas HVS, dengan cara discan. Warnanya luntur, serta nomor seri dan benang pengaman tidak ada. Saya kasihan sama pemilik kantinnya, karena dibayar dengan uang palsu,” jelasnya.

Masih menurutnya, beberapa pekan yang lalu juga terjadi di kantin lainnya, yang mendapati upal pecahan Rp100 ribu dan Rp20 ribu.

Upal tersebut baru diketahui, lanjut Yanto, setelah pemilik kantin hendak berbelanja di Pasar Pangkalan Balai dan diketahui  dua lembar uang tersebut palsu.

Dirinya berharap, pihak kepolisian dapat menelusuri dan menangkap oknum  yang belanja menggunakan upal tersebut.

“Harapan saya agar pihak kepolisian dapat menelusuri dari mana asal uang palsu  tersebut dan menangkap yang membelanjakan uang tersebut, tujuannya agar uang palsu tersebut tidak beredar luas kagi,”katanya. (maulid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − 2 =