UAD Lakukan Gerakan TK Sehat

Bantul, terasnews.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kemarin melakukan pengabdian di Taman Kanak-kanak (TK) Karangbendo, Banguntapan, Bantul.

Kegiatan bertemakan “Gerakan TK Sehat dan Tertib Berlalu Lintas” itu  merupakan salah satu terobosan untuk memperkenalkan gerakan hidup sehat (Germas) dan kedisiplinan pada anak usia dini.  

Pengabdian kali ini terbagi atas tiga kegiatan, yang dimulai dengan penyuluhan dan pelatihan tujuh langkah cuci tangan sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO). Kegiatan kedua adalah memperkenalkan gerakan masyarakat hidup sehat yang berisi pesan pentingnya melakukan aktivitas fisik dan gerakan makan buah dan sayur.

Sedangkan kegiatan ketiga adalah pengenalan rambu-rambu lalu lintas. 

“Ketiga kegiatan pengabdian itu dilangsungkan selama dua hari di dua TK yang menjadi mitra,” terang Julian Dwi Saptadi, Dosen FKM UAD Yogyakarta, Jum’at (23/8/2019).

Kegiatan ini, menurut Julian Dwi Saptadi, pertama kali diadakan pada 30 Juli 2019 di TK ABA Karangbendo, yang melibatkan 75 siswa TK dan PAUD. 

Kali kedua, kegiatan ini berlangsung pada 20 Agustus 2019 di TK ABA  Wonocatur, Banguntapan, Bantul, yang melibatkan 120 siswa TK dan PAUD.

Selain dosen FKM UAD terdiri dari Julian Dwi Saptadi, Desi Nurfita dan Nur Syarianingsih Syam, pengabdian ini juga melibatkan mahasiswa FKM UAD Yogyakarta.

Selain bertujuan untuk mengajak anak usia dini dalam mengenal germas dan rambu-rambu lalu lintas, tujuannya lainnya adalah melibatkan mahasiswa FKM UAD Yogyakarta. “Agar lebih terpapar dalam menghadapi masalah yang ada di masyarakat,” ungkap Julian Dwi Saptadi selaku koordinator tim pengabdian. 

Sementara itu, ditambahkan Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Karangbendo, Sri Supatmi, M.Psi, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta ini sangat bagus dan variatif. “Anak-anak yang terlibat sangat senang,” tandas Sri Supatmi, M.Psi.

Menurut Sri Supatmi, materi pembelajaran dan aktivitas yang dilakukan juga sesuai untuk anak usia dini.

Bagi Julian Dwi Saptadi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi aktivitas yang berkelanjutan dan dilakukan secara mandiri oleh TK mitra. “Sehingga terbentuk budaya mandiri dan disiplin dalam menerapkan hidup bersih dan sehat serta taat berlalu lintas,” papar Julian Dwi Saptadi.(affan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − seven =