UAD  Berikan Beasiswa Prestasi Akademik

Yogyakarta, terasnews.id – Setelah melalui pengajuan usulan beasiswa prestasi akademik (BPA) mahasiswa semester II Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta tahun akademik 2018/2019, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD Yogyakarta memberikan beasiswa bagi 1.006 orang mahasiswa yang minimal mempunyai IPK 3.25, masing-masing mendapat uang sebesar 1 juta, yang diserahkan Wakil Rektor I Dr H Muchlas, MT, Sabtu (4/5/2019), di auditorium Kampus 1 Jl Kapas, Yogyakarta.

Penyerahan beasiswa prestasi akademik mahasiswa UAD Tahun Akademik  2018/2019 itu sumber dana dari UAD dan berdasar hukum SK Rektor UAD No. 149/2019.

Beasiswa prestasi mahasiswa semakin meningkat di semester II karena prestasinya sangat luar biasa. Dan, persaingan di Prodi begitu sangat ketat. Untuk tahun ini IPK berbasis prodi.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor I UAD Dr H Muchlas, MT menyampaikan, universitas selalu mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang cukup di bidang hardskill dan softskill.

“Sekarang ini kemampuan softskill harus dipupuk melalui komunikasi, negosiasi, membagi waktu dan manajemen keuangan,” papar Muchlas.

Seperti dijelaskan Dr Dedi Pramono, M.Hum, Kepala Bimawa UAD, kuota mahasiswa yang mengajukan usulan beasiswa sebesar 15 persen mahasiswa aktif semester II per program studi.

Dijelaskan Danang Sukantar, MPd, Kabid Pengembangan Kemahasiswaan Bimawa UAD, kali pertama ada 1.500 orang mahasiswa yang ajukan beasiswa. Setelah diseleksi nenjadi 1.200 orang mahasiswa, dan akhirnya tinggal 946 orang mahasiswa.

Untuk mahasiswa jalur beasiswa kerjasama Persyarikatan, Bidikmisi, Unggulan Kemdikbud, dan Beasiswa Program Misi  tidak diperkenankan mengikuti beasiswa ini.

Sejak Januari 2019 lalu, menurut Wakil Rektor III UAD Dr Abdul Fadlil, MT, mahasiswa aktif semestar II TA 2018/2019 sudah daftarkan beasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif semester I minimal 3.30.

“Selain itu sudah mengikuti secara penuh kegiatan program pengenalan kampus dan softskill tahun 2018,” tambah Dr. Abdul Fadlil, MT, Wakil Rektor III UAD, Sabtu (4/5/2019).

Selain itu, Bimawa UAD Yogyakarta juga memberikan bantuan biaya hidup bagi 60 orang mahasiswa korban bencana alam Palu, Sulawesi Tengah sebesar Rp 1 juta (kategori berat) dan Rp 750 ribu (kategori ringan).

Total beasiswa dan bantuan hidup bagi mahasiswa yang diberikan UAD Yogyakarta sebesar Rp 1,6 miliar.

Menurut Dr Dedi Pramono, M.Hum, beasiswa dan bantuan biaya hidup untuk mahasiswa UAD Yogyakarta itu dalam rangka merangsang mahasiswa agar lebih giat lagi berprestasi.

Agar memiliki softskil yang kuat, mahasiswa dibantu UAD masuk dunia kerja. Dalam penerimaan kerja softskill memiliki prosentase 60 persen dan hardskill punya bobot 35 persen.

Kebanyakan mahasiswa yang menerima beasiswa itu merasa senang sehingga bisa mengurangi beban orang tua. Di samping itu, mahasiswa berprestasi gunakan media dan sarana yang disediakan kampus.

Diharapkan untuk kompetensi dalam hal kolaborasi. Selain itu, kompetensi akademik dan lainnya perlu dibangun agar jadi mahasiswa yang mewarnai kemahasiswaan.

Mahasiswa berprestasi diarahkan jadi kandidat mahasiswa berprestasi atau mahasiswa teladan di masing-masing Prodi untuk mengikuti kegiatan di luar. Bisa juga dijadikan teamwork penelitian dosen. (Affan)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × two =