UAD Adakan Kuliah Umum Teknologi Keamanan Informasi

Yogyakarta, terasnews.id – Magister Teknik Informatika (MTI) Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta adakan kuliah umum “Teknologi Mobile 5G Keamanan Informasi dan Forensik Komputer dalam Era Big Data” berlangsung di Auditorium Kampus 3 UAD Jl Prof Dr Soepomo, SH, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta, Kamis (28/2/2019).

Sebagai pembicara adalah Edwin Purwandesi, Senior Manager Platform Big Data Divisi Digital Service PT Telekomunikasi Indonesia.

Di depan mahasiswa MTI semua angkatan sejak 2016-2018, Edwin Purwandesi sampaikan materi “Cybersecurity in an IoT (Internet of Things) and Mobile World” dan berbagi pengalaman tentang dunia informatika.

Menurut Edwin, big data dan IoT kini menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan di kalangan akademisi maupun pebisnis. “Dengan mengandalkan data historis dan jumlah data yang lebih masif, dipercaya bahwa dengan pengolahan yang tepat dapat menjadi senjata untuk memajukan bisnis sebuah perusahaan,” kata Edwin, yang menerangkan di era yang sudah mengedepankan teknologi ini banyak kota-kota yang sudah mengimplementasikan penggunaan big data security system.

Materi yang disampaikan Edwin pada acara itu sangat penting bagi mahasiswa. Dan pengenalan untuk mahasiswa bahwa layanan yang sudah tersedia di smart city sudah terkait dengan big data dan juga securitynya.

“Sehingga mahasiswa dapat belajar mengenai big data security agar dapat terjun langsung untuk menghadapi masalah-masalah terkait big data security yang ada di smart city,” papar Edwin Purwandesi selaku pemateri.

Pada kesempatan itu, Edwin sempat sampaikan kutipan dari Steve Duplessie yang ditulis 25 Januari 2018 soal menariknya dunia cybersecurity dan yang menarik dalam dunia bisnis.

Wakil Direktur Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Dr Dwi Sulisworo MT, menjelaskan melalui kegiatan ini kehidupan kita semoga bermanfaat bagi lingkungan. “Tema ini sangat baik dan relevan dengan saat ini karena banyak perubahan didorong teknologi yang merombak struktur di berbagai bidang,” kata Dwi Sulisworo.

Harapannya, kata Dwi Suliaworo, ketika lulus bisa berkontribusi untuk orang lain. “Dan bermanfaat untuk orang lain berdasar keilmuan kita,” tandas Dwi Sulisworo.

Sementara itu, Wakil Rektor I UAD Dr Muchlas MT sebelum membuka acara mengatakan, kuliah umum ini sangat bermanfaat untuk memperoleh banyak informasi terkini dalam bidang yang kita tekuni.

“Banyak informasi bisa sebagai bahan kajian untuk tesis dan tugas akhir,” kata Muchlas.

Menyinggung soal big data, Muchlas mengatakan media sosial (medsos) paling besar sarana dalam big data. “Sangat penting sekali dalam mengelola dan memanfaatkannya serta mengeksplorasi dan menggali sebanyak-banyaknya,” kata Muchlas.

Di sela-sela acara itu ada diskusi menarik antara Edwin dengan Muchlas MT soal yang mengajar dan diajar serta ilmu-ilmu baru yang terjadi interaksi. “Harus mencari bentuk agar kerja kita efektif,” kata Muchlas, yang menambahkan belajar ilmu bisa bersama, tapi mempersepsikannya dalam arah berbeda.

Big data menggambarkan data yang sangat besar dan butuh storage khusus untuk menampung seluruh data. Jenis-jenis big data ada yang terstruktur, semi struktur dan tidak terstruktur. “Pengolahan big data yang tepat sangat berguna untuk penelitian,” jelas Rusydi Umar, PhD selaku Ketua Prodi MTI UAD Yogyakarta.

Menyinggung kuliah umum kali ini, menurut Rusydi, sangat bermanfaat bagi mahasiswa. “Karena membuka wawasan mahasiswa dari sisi industri, terutama teknologi baru seperti block chain dan deep learning dalam keamanan komputer,” papar Rusydi.

Menurut Rusydi, Internet of Things (IoT) merupakan sistem cerdas yang harus dapat memprediksi dan memberi solusi terhadap suatu permasalahan. “Saat ini IoT dikembangkan di berbagai bidang mulai dari kesehatan, petanian, keamanan, bisnis dan lainnya,” papar Rusydi, yang menjelaskan saat ini banyak perusahaan teknologi yang menggunakan IoT.

Di samping itu, terbuka peluang bagi mahasiwa untuk melakukan internship dan melakukan penelitian skripsi ataupun tesis dengan masalah-masalah aktual yang dihadapi dunia industri, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia. (Affan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 2 =