Tuntutan PSU Diproses Sesuai Aturan

Palembang, terasnews.id – Bawaslu Sumsel saat ini sedang memproses laporan dari saksi paslon nomor 4 Dodi dan Giri terkait pelanggaran penyeenggaraan Pilgub Sumsel 2018. Keputusan ada  tidaknya pelanggaran akan diumumkan pada Jumat mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi diruang kerjanya,  Selasa (10/7).

Junaidi mengatakan,  saksi paslon nomor 4 dalam Pilgub ini memberikan laporan ditemukannya PPK yang tidak ada SK tugasnya sebagai penyelenggara dalam Pilgub Sumsel di Muara Enim dan Palembang.

“Mereka mamberikan laporan pelanggaran.  Ini sedang diproses dengan memanggil pelapor dan pihak terkait yakni KPU Muara Enim dan Palembang,” katanya.

Junaidi menuturkan,  pihaknya hari ini telah memanggil KPU Muara Enim dan Rabu besok akan memanggil pihak dari KPU Palembang. Kemudian Kamis akan dikonsultasikan dengan Bawaslu RI.  “Hasilnya akan diumumkan empat hari dari hari ini yakni Jumat,” ucapnya.

Ketika disinggung mengenai tuntutan PSU di Palembang,  Junaidi mengungkapkan,  untuk persoalan DPT itu hanya pelanggaran administrasi.  Itu tidak bisa mengubah substansi. “Enggak bisa PSU dengan landasan jumlah DPT. Karena ada batasan waktu dan hari atas rekomendasi PTPS,  PPL atau Panwascam,  itu 2 hari setelah pencoblosan jika memang ada kesalahan jumlah DPT. Yang terkait dengan DPT sudah disimpulkan tidak bisa menjadi landasan untuk PSU, ” katanya.

Sedangkan untuk laporan pelanggaran lainnya,  lanjut Junaidi,  masih diproses tidak bisa bicara sekarang.  Karena masih proses. “Paling lama 4 hari sejak hari ini sudah ada keputusannya.  Tuntutan PSU akan diproses sesui aturan berlaku, ” pungkasnya.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 17 =