Tiga Nakhoda Terindikasi Gunakan Narkoba

Batam, terasnews.id – Tiga orang nakhoda terindikasi menggunakan narkoba, dalam pemeriksaan urin di Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu.
“Tiga orang terindikasi menggunakan narkoba, dan sudah diamankan, tidak boleh berangkat,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi dalam inspeksi kesiapan pelayanan mudik di Batam.
Satuan Narkoba Polresta Barelang bersama pihak terkait memeriksa urin nakhoda dan anak buah kapal sebelum menjalankan kapal dalam arus mudik Lebaran 2018.
Tes dilakukan secara acak kepada nahkoda yang dicurigai. “Ambil sampel saja dapat tiga,” ungkapnya.
Selanjutnya, aparat kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada tiga nahkoda tersebut.
Kapolda mengatakan pemeriksaan urin yang dilakukan jajarannya merupakan wujud kepedulian polisi dan aparat terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
“Kami antisipasi sejak awal dalam mudik Lebaran, memastikan mobilisasi menggunakan moda transportasi aman. Menjamin, kapal dinahkodai oleh orang-orang yang ‘clean’ dan ‘clear’ narkoba,” kata dia.
Sebelumnya, dalam rapat persiapan pelayanan mudik, Kapolresta Barelang Kota Batam Kombes Pol Hengki menugaskan jajarannya untuk memeriksa urin setiap pilot, pramugari, nakhoda dan ABK, jelang berangkat, demi memastikan tidak ada yang menggunakan narkoba saat menunaikan tugasnya.

Jajarannya akan bertugas memeriksa urin sejak “H-7” Lebaran, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional dan Dinas Kesehatan Kota Batam.
Ia tidak ingin kejadian tahun lalu berulang, saat ia bersama Kapolda dan Gubernur menemukan seorang pilot positif menggunakan narkoba, jelang jadwal Penerbangan.
“Karena tahun lalu, salah satu maskapai yang kami cek bersama Kapolda dan gubernur ternyata ada yang positif menggunakan narkoba,” tuturnya.
Selain pilot, pramugari, nahkoda dan awak kapal, Polresta Barelang juga akan mengantisipasi penyelundupan narkoba melalui pengiriman barang kargo dan bawaan penumpang saat arus mudik Lebaran.
“Pengetatan pintu masuk, peredaran narkoba tidak boleh kendor, termasuk di kargo,” ucap Kapolresta, menegaskan.
Ia mensinyalir, segelintir orang memanfaatkan kepadatan arus mudik Lebaran untuk menyelundupkan barang laknat itu, sehingga aparat harus lebih waspada.
Dia meminta seluruh instansi bekerja sama, termasuk petugas Asvec Bandara untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba.
“Jangan lengah, mereka akan memanfaatkan kelengahan kita. Ditutup pakai kopi, teh, semuanya harus diantisipasi,” katanya, menegaskan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =