Terlibat Curanmor, Oknum PNS Dicokok Team Panther

LAHAT , terasnews.id –  Pelaku atau komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) roda dua akhirnya, berhasil dicokok oleh Team Panther Polres Lahat. Termasuk, salah satunya oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Kecamatan Kikim Area.

Terungkapnya komplotan ini, setelah Polres Lahat menerima Laporan (LP) ada warga kehilangan motor. Lalu, Team Panther Polres dibawah pimpinan langsung Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar Ali Sukmana SIK, mempertajam penyelidikan dilapangan.

“Setelah kita lakukan penyelidikan cukup lama. Akhirnya Team Panther mendapatkan edintitas para komplotan Curanmor tersebut. Dan, salah satunya oknum PNS yang masih aktif disalah satu kantor Kecamatan Kikim Area, diduga turut terlibat atas kasus ini,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP. Roby Adi Karya. SIK, melalui Kasat Reskrim AKP. Ginanjar Ali Sukmana. SIK, Kamis (2/05/2018), kemarin.

Untuk kronologis dijelaskan Ginanjar, awalnya tahun 2017 silam,  korban yang bernama Nazarudin (38) warga Desa Bunga Mas, Kikim Timur Lahat ini, usai dari kebun memarkirkan kendaraan motor dihalaman depan rumahnya. Dikarenakan, kebutuhan rumah habis korbanpun keluar.

“Betapa terkejutnya korban, saat melihat kendaraan roda duanya yang terparkir, sudah tidak ada lagi didepan halaman rumahnya. Setelah itu, korbanpun langsung membuat LP atas kehilangan motornya ke-SPK Polres Lahat,” tambahnya.

Menurutnya, dari informasi diketahui identitas tersangka yakni, AGS (42) oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih aktif, dan, SM (25) Petani. Kedua pelaku ditangkap Rabu (1/5/2018), kemarin, oleh Team Panther dibantu Anggota Polsek Kikim Timur, dikediaman masing masing di Desa Bunga Mas, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

“Terbongkar komplotan ini, dari informasi yang kita dapati dilapangan. Lalu, tanpa mengulur waktu Team Panther dibantu Anggota Polsek Kikim Timur, langsung memburu serta melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka dikediamannya Desa Bunga Mas,” tuturnya lagi.

Diakui Ginanjar, modus operandi komplotan ini, saat melancarkan aksi dalam menggasak motor para korban dilapangannya dengan menggunakan Kunci T. Setelah berhasil menggondol motor para korbannya. Tersangka, membongkar motor tersebut, lalu, menjualnya dengan cara terpisah.

“Dari tangan komplotan ini, kita berhasil mengamankan BB berupa 1 buah kunci T, 5 buah ban dari berbagai merek, 2 knalpot SPM berbagai merek, Body atau Spare Part roda dua berbagai merek dan barang bukti plat motor roda dua, dengan rincian 4 buah BG 6468 EP, 2 buah BG 5145 EL,1 buah BG 6975 EV, 1 buah BG 4562 EO serta 1 buah BG 8255 QL,” pungkas Ginanjar, seraya menambahkan, para pelaku masih diperiksa secara mendalam oleh petugas untuk pengembangan kasus ini kedepannya, serta menggungkap para TSK lainnya yang turut terlibat termasuk, para penadah yang menampung hasil curian. (Din)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 15 =