Polda Sumsel Kembangkan Penangkapan Dua Terduga Teroris

Palembang, terasnews.id – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan berupaya melakukan pengembangan kasus terorisme dari dua terduga teroris yang diamankan tim gabungan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda di Palembang, Senin (14/5).
“Dua terduga teroris AA (39) dan HK (38) warga Pekanbaru, Riau itu saat ini dalam pemeriksaan intensif penyidik untuk mengungkap terduga teroris lainnya dan jaringannya serta mencegah terjadinya aksi teror bom di daerah ini seperti yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/5),” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, di Palembang, Selasa.
Menurut dia, dengan adanya dua terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang bermarkas di Jawa Barat ditemukan di daerah ini, jajarannya berupaya meningkatkan pengamanan di sejumlah objek vital dan tempat lainnya yang biasa menjadi sasaran aksi teror.

Selain itu, pihaknya juga berupaya mengimbau masyarakat di wilayah hukum Polda Sumsel yang meliputi 17 kabupaten dan kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di kawasan permukiman, lingkungan kerja, dan tempat aktivitas lainnya.
Dengan kewaspadaan yang tinggi dan partisipasi masyarakat menjaga keamanan, diharapkan jika ada orang atau kelompok tertentu tinggal di suatu kawasan permukiman dan tempat lainnya melakukan tindakan mencurigakan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat bahkan diduga teroris bisa segera diketahui dan dilaporkan kepada aparat kepolisian terdekat, katanya.
Dia menjelaskan, untuk mencegah dan memberantas aksi teror, selain dengan penegakan hukum secara tegas, peran serta semua pihak dan lapisan masyarakat sangat diharapkan.
Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan wilayah Sumsel yang saat ini sedang mempersiapkan pelaksanaan pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota dan pemilihan gubernur/wagub pada 27 Juni dan Asian Games di Palembang 18 Agustus-2 September 2018 dalam kondisi kondusif dan terhindar dari aksi teror, kata Kapolda.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + two =