Pilkada Mimika – Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Mimika Molor

     Timika, terasnews.id – Pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilihan Gubernur Papua dan Pemilihan Bupati Mimika 2018 oleh KPU setempat molor dari jadwal dan tahapan diatur Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2018 pada 4-6 Juli 2018 lantaran dijadwalkan baru dilaksanakan Sabtu (7/7).
Ketua KPU Mimika Yoel Luis Rumaikewi, di Timika, Jumat, mengatakan molor rapat pleno rekapitulasi suara Pilgub Papua dan Pilbup Mimika lantaran belum semua panitia pemilihan distrik/PPD menuntaskan pleno rekapitulasi suara dari setiap TPS di wilayahnya masing-masing.
“Jika semua PPD bisa menyelesaikan rekapitulasi suara tingkat PPS (panitia pemungutan suara) sampai Jumat ini maka mungkin esok (Sabtu) bisa kita siapkan pleno tingkat kabupaten. Kami terus berkoordinasi dengan para ketua PPD agar segera menyelesaikan pleno rekapitulasi suara di wilayahnya masing-masing,” kata Rumaikewi.
Hingga Jumat pagi ini, beberapa PPD yang belum menuntaskan pleno rekapitulasi suara yaitu PPD Mimika Baru khususnya Kelurahan Timika Jaya, dan PPD Jila.
Pelaksanaan pleno rekapitulasi suara pada kedua distrik itu dilanjutkan Jumat pagi ini, yaitu PPD Mimika Baru bertempat di Graha Eme Neme Yauware dan PPD Jila di Hotel Timika Raya.
Menurut Rumaikewi, presentasi penghitungan suara Pilgub Papua oleh KPU Mimika akan dilakukan di KPU Provinsi Papua pada gelombang ketiga yang dijadwalkan pada 9 Juli 2018.
Ia mengatakan keterlambatan proses pleno rekapitulasi suara Pilgub Papua dan Pilbup Mimika di tingkat PPD lantaran terkait dengan pengisian Sistem Perhitungan (Situng) Pilkada yang langsung diakses ke KPU Pusat oleh semua PPD.
Sebelumnya, komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua yang mengambil alih tugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mimika Tjipto Wibowo mengingatkan KPU Mimika bersama perangkat PPD segera menuntaskan pleno rekapitulasi suara pilkada itu.
“Kami sudah mencatat sebagai temuan bahwa KPU Mimika telah melanggar PKPU tentang program, jadwal dan tahapan. Namun sistem harus tetap jalan sampai tuntas. Mudah-mudahan KPU Mimika bisa selesaikan pleno rekapitulasi suara Pilgub Papua sampai tanggal 8 Juli, sehingga tanggal 9 Juli bisa dipresentasikan di tingkat provinsi,” kata Tjipto.
Molor pelaksanaan pleno rekapitulasi suara Pilgub Papua dan Pilbup Mimika tingkat Kabupaten Mimika juga mendapat sorotan dari komisioner KPU Papua Tarwinto.
Tarwinto mempertanyakan profesionalitas lima komisioner KPU Mimika yang dinilai telah memberikan andil terhadap permasalahan dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018.
“Seharusnya komisioner KPU Mimika melakukan supervisi ke setiap PPD dan menekankan agar pleno rekapitulasi suara di tingkat PPD tidak boleh melampaui waktu tanggal 3 Juli. Namun yang terjadi di Mimika, semua PPD melaksanakan pleno rekapitulasi suara dari setiap PPS di Kota Timika khususnya di Graha Eme Neme Yauware. Seharusnya tidak boleh menumpuk di satu tempat, tetapi dilaksanakan di setiap distrik,” kata Tarwinto yang kembali terpilih menjadi komisioner KPU Papua periode 2018-2023.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − six =