Persit Korem 044/Gapo Tanam Pohon Mangrove

Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 044 PD II/Sriwijaya Ny. Fitri Sonny Septiono yang di wakili oleh Wakil Ketua Persit Ny. Indah Sjahroni beserta pengurus dan anggota menghadiri acara gerakan nasional peduli mangrove dengan melakukan penanaman pohon mangrove bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) secara serentak di 12 Provinsi, khusus untuk Provinsi Sumsel dilaksanakan di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api Desa Muara Sungsang Kec. Banyuasin II Kab. Banyuasin, Selasa (9/7/2019).

Kegiatan ini dalam rangka Mitigasi Bencana dan Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE), yang dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Ny. Herman Deru, Ketua Persit KCK PD II Sriwijaya Ny. Rina Irwan, ketua Bhayangkari Polda Sumsel, Ketua Ikatri DPRD Prov. Sumsel, Ketua BKOW Prov. Sumsel, Ketua Dharma Wanita Persatuan Prov. Sumsel, Ketua TP.PKK Kab. Banyuasin, Kadis Kehutanan Prov. Sumsel, Kadis LH & Pertanian Prov. Sumsel, Kepala BPDASHL Musi dan para Gerakan Nasional Peduli Mangrove.

Kepala BPDASHL Musi Bapak Siswo, S.HUT., M.Si. selaku Ketua Pengelenggara menyampaikan, bahwa penanaman bibit Mangrove ini dilakukan secara serentak di 12 Provinsi yang ada di seluruh pesisir pantai yang ada di Indonesia. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung dan mensukseskan program Pemerintah dalam Gerakan Nasional Peduli Mangrove, pemulihan DAS dan Kampung Hijau Sejahtera provinsi Sumsel yang dilaksanakan di Banyuasin ini”, ungkapnya.

Dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang dibacakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanian Prov. Sumsel Bapak Drs. H.Edward Candra, M.H. disampaikan, bahwa Indonesia dikarunia ekosistem mangrove terluas dan memiliki tipe terlengkap di dunia dengan luas + 3,5 juta Ha. “Untuk itu mari kita lestarikan ekosistem mangrove ini, karena banyak manfaat dalam menjaga keseimbangan lingkungan pantai, diantaranya sebagai pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga intrusi air laut dan tempat berkembangbiaknya fauna dan biota laut”, terangnya.

Sementara itu, dalam sambutan Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo yang dibacakan oleh Istri Gubernur Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel disampaikan, bahwa berdasarkan hasil penelitian tanaman mangrove dan hutan pantai dapat menyelamatkan manusia dari bencana tsunami. “Dengan kekayaan manfaat dari ekosistem mangrove ini, maka perlu dijaga kelestariannya, seperti melakukan penanaman mangrove yang dilakukan secara serentak di 12 Provinsi ini”, urainya.

Ibu Hj. Febrita Lustia Herman Deru menambahkan, bahwa kegiatan penanaman pohon dan mangrove ini sangat positif dan beliau akan mengagendakan kegiatan penanaman pohon secara rutin dalam kegiatan PKK Provinsi Sumsel.

“Jangan hanya pohon mangrove, tapi tanaman produktif juga, sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti pohon mangga, jambu, dan lain-lain. Untuk itu, kami bekerjasama dengan Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Sumsel akan melakukan kegiatan penanaman pohon mangrove serentak di Sumsel pada peringatan Hari Ibu 22 Desember mendatang”, pungkasnya.(Amrujurnalis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × three =