Permintaan Terhadap Tahu-Tempe Di Pasaman Barat Meningkat

Simpang Empat, Sumbar, terasnews.id – Permintaan masyarakat  terhadap bahan makanan berupa tahu dan tempe selama Ramadhan 1439 Hijriah meningkat dari biasanya.
“Benar, jika dibandingkan dengan hari biasa terjadi peningkatkan. Kita menambah stok tahu dan tempe sekitar 20 persen dari biasanya,” kata salah seorang pedagang, Lina di Simpang Empat, Sabtu.
Ia mengatakan peningkatan permintaan itu sudah terjadi sejak awal Ramadhan.
“Terjadi peningkatan sekitar 20 persen dari biasanya dengan harga yang masih normal,” katanya.
Ia tidak berani menaikkan harga karena harga bahan baku masih terbilang stabi dan juga biaya operasional lainnya.
Ia menyebutkan saat ini satu bungkus tempe dijual berkisar Rp2.000 sampai Rp5.000 perbungkusnya.

 Sementera untuk tahu dijual berkisar Rp200 sampai Rp400 perpotongnya. Hal itu tergantung kepada besar ukuran dan permintaan masyarakat di pasar.
Menurutnya tingginya permintaan masyarakat terjadi dampak dari tingginya kebutuhan masyarakat dan pedagang selama ramadhan hingga lebaran mendatang.
Ia mengaku selama ramdhan ini satu orang pedagang mengaku bisa menghabis sekitar 10 jerigen tahu dan 20 kilogram tempe. Padahal sebelumnya hanya berkisar enam jerigen tahu dan sekitar 15 kilogram bahan tempe.
Pedagang berharap kedepan harga tahu dan tempe bisa normal. Namun hal itu tergantung kepada harga bahan baku berupa kacang kedelai di pasaran.
Sebab tahu dan tempe saat ini sudah menjadi kebutuhan harian masyarakat yang selalu dicari.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × two =