Perampok Sadis, Tewaskan Toke Kopi

PAGARALAM, terasnews.id  – Memang sudah cukup profesional gerakan 7 pelaku perampokan terhadap Darul Kutni (49),  Warga Dusun Bsndar Kecamatan Dempo Selatan, selain santai dan tidak takut dengan ancaman warga meskipun sudah mengepung mereka.” Kami perampok bukan polisi minggir namti kami tembak,” kata Yusman Camat Dempo Selatan.

Ia mengatakan, warga baru ingin memdekat sudah ditembak dan bahlan sempat memukul beduk untuk mengumpulkan mereka, tapi tidak bisa berbuat apa-apa dibawa ancaman pestol yang ditembakan berulang-ulang.

“Anak dan istri Darul masih sock. Kedua anaknya Nanda Anugra dan Shmad Berlian Alam termasu isteri korban Lisma Wati  tidak bisa dimintai kometarnya karena masih trauma setelah diancam dan sempat disekap serta diikat dengan tali dimasukan dalam kamar,” ungkap dia.

Ia mengatakan, baik isteri dan anak-anak korban hanya bisa menagis, karena masih trauma setelah diancam tembak pelaku perampokan uang Rp500 juta.

Sementara isteri korban selain alami trauma berat karena juga alami luka tembak dibahu dan luka memar disekujur tubuh setelah diinjak-injak pelaku perampokan.

“Saya kakak kandung cukup terpukul dengan kejadian ini, dan pelaku perampokan cukup sadis selain menbak  Darul dan juga aniaya isteri serta anak-anaknya,” kata Alamsyah kak kandung korban.

Ia mengatakan, isterinya Lisma Wati dianiaya pelaku dan luka tembak dibahu, anak  pertama Nanda Anugra disekap dengan diikat dalam kamar, sementara anak kedua Ahmad Berlian Alam masih alami ketakutan.

“Pelaku langsung mendobrak jendela dengam kayu balok, langsung masuk menyekap semua penghuni rumah, Darul ditembak tiga kali, dan isteri serta anaknya dianiaya serta diancam tembak,” ungkap dia.

Pelaku perpokan sempat mengatakan, minta menyerahkan uang atau ditembak.” Sekarang sayang anak atau sayang uang, cepat serahkan uang,” ungkap Alamsyah menirukan ucapan perampok.

Sementara itu Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsel Dempo Selatan AKP Sariyo mengatakan, pelaku masih dalam pengejaran baik ke arah Tanjung Sakti, Lahat dan Lintang.

“Kita masih melakukan pengejaran berdadarkan informasi saksi arah pelaku melarikan diri,” ungkap dia.

Dia mengatakan, meskipun warga sempat bumyikam beduk untuk memberitahukan yang lain tapi tidak bisa berbuat apa-apa diancam tembak,” ungkap dia. (Van)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × five =