Penyampaian Hasil Reses DPRD Lahat Banyak Yang Mangkir

LAHAT , terasnews.id – Penyampaian hasil Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, masing masing daerah pemilihan (Dapil) yang dilakukan pada Selasa (13/11/2018), kemarin, terlihat masih banyak para wakil rakyat ini mangkir dari acara tersebut.

Namun, dalam penyampaian Reses ini hanya beberapa perwakilan dari masing masing Dapil saja.

Bahwa berdasarkan daftar kegiatan disampaikan SKP Kecamatan Lahat dan Lahat Selatan serta hasil temuan dilapangan terhadap aspirasi masyarakat.

“Kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak dan perlu ditindaklanjuti kiranya menjadi priolitas yang dumasukkan pada APBD Induk tahun anggaran 2019,” kata Fitrizal Homizi mewakili Dapil I Lahat.

Sedangkan Dapil II disampaikan Suherman, sedikitnya ada empat poin yang menjadi priolitas dan aspirasi masyarakat yang sangat mendesak. Dan, perlu segera ditindaklanjuti.

Ia menegaskan, Pemda Lahat melalui dinas terkait, agar dapat segera merespon segera atas kebutuhan yang telah disampaikan.

“Kiranya apa yang sudah disampaikan masyarakat, supaya dapat dimasukkan dalam APBD Induk 2019 mendatang. Semua itu usulan yang disampaikan masyarakat yang ada, ” katanya.

Lalu, Dapil III disampaikan oleh Amin, bahwa berdasarkan pantauan dilapangan terhadap aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan III yang merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak dan perlu segera ditindaklanjuti melalui dinas instansi terkait dapat se gar Kepala Dinas dan Instansi dapat menganggarakannya.

“Semua yang kami sampaikan ini, merupakan murni aspirasi masyarkat yang diwilayah dapil III Kabupaten Lahat, maka dari itu kami berharap Pemda dapat merealisasikan apa yang kami sampaikan dalam sidang Reses kali ini, ” pungkas Amin.

Begitu juga Dapil IV Hemansyah SH, untuk daerah pemilihannya sangat penting dan urjen sekali ada empat poin keinginan mereka agar pihak Pemda Lahat dapat segera merealisasikannya.

“Diantaranya, pembangunan Polsek perbatasan Muara Payang dan Kabupaten Empat Lawang, karena dilokasi ini kerap terjadi tindak kriminal. Lalu, pembangunan Rumah Sakil, Sekolahan Madrasyah atau MAN, diharapkan dapat dimasukan kedalam APBD Induk 2019 mendatang,” pintak Hermansyah.

Terakhir Dapil V yang dijelaskan oleh Zainudin SH, diawali dengan bercerita tentang Pileg. Dalam sambutannya, saat menyerap aspirasi masyarakat, kiranya dari Pemda Lahat dapat menyampaikan kedinas BPMDesa kalau ada kegiatan agar dilaksanakan tidak sampai diluar kota.

“Semua ini, atas penyampaian dari Forum Kepala Desa Kikim yang tidak ingin lagi adanya kegiatan diluar Kota. Paling jauh minimal sebatas Palembang, ” tuturnya.

Menurut Zainudin, permasalahan bukan itu saja juga harus menjadi perhatian pihak Pemda Lahat terkait persoalan Lahan perkebunan. Dilihat dari yang sudah sudah akibat tidak adanya mediasi yang serius dilkukan menyebabkan, terjadinya pertumpahan daerah.

“Oleh sebab itu, kedepan kami dari Dapil V Kikim mendesak agar pihak Pemda dapat mengumumkan masa berakhirnya izin perusahan yanh ada,” pintak Zainudin.

Ditambah lagi, katanya, persoalan keterbatasan soal guru yang ada didesa yang sampai saat ini dinilai masih sangat kurang sekali. Sedangkan bidang Ekonomi dilapangan terpantau masih tahap stabil.

“Pak Bupati, mohon kiranya ada penambahan lagi untuk guru guru yang ada di Desa, karena ini sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat. Semua ini hasil Reses kami anggota Dapil V, ” katanya.

Dalam sidang Reses masing masing Dapil kali ini, terlihat masih banyak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat yang mangkir. Diperkirakan wakil rakyat yang tidak hadir ada sekitar belasan orang. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =